Pesawat Smart Air Ditembak OTK Saat Mendarat Di Boven Digoel

Boven Digoel – Pesawat milik maskapai Smart Air dengan registrasi PK-SNR dikabarkan ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) saat mendarat di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu sekitar pukul 11.05 WIT.

Berdasarkan info yang diterima redaksi, pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Tanah Merah pada Pukul 10.38 WIT dengan membawa dua orang kru dan 13 penumpang menuju Bandara Korowai Batu.

Setibanya di lokasi pendaratan, pesawat dilaporkan langsung ditembaki. Pilot kemudian memarkirkan pesawat di Runway 16 di ujung landasan. Seluruh kru dan penumpang disebut keluar dari pesawat dan melarikan diri ke arah hutan untuk menyelamatkan diri.

Pada Pukul 11.30 WIT, Capt. Pilot Egon Irawan dikabarkan sempat menghubungi pihak maskapai melalui perangkat komunikasi Garmin dan melaporkan bahwa pesawat mereka ditembaki serta seluruh penumpang melarikan diri. Namun, upaya komunikasi lanjutan pada Pukul 11.32 WIT dilaporkan tidak dapat terhubung kembali.

Pihak maskapai kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kantor pusat di Jakarta serta Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Tanah Merah. Selanjutnya, pihak bandara melakukan koordinasi dengan berbagai unsur terkait guna memperoleh informasi terkini dari lokasi kejadian.

Sekitar Pukul 13.18 WIT, Kepala Satuan Pelayanan Bandara Udara Korowai Batu dilaporkan menerima informasi dari warga setempat mengenai kondisi di lapangan. Informasi awal menyebutkan adanya korban jiwa dari pihak kru, kerusakan pesawat akibat tembakan, serta belum diketahui secara pasti keberadaan 13 penumpang.

Sementara itu, pegawai bandara, tenaga pengajar, dan tenaga kesehatan di wilayah Korowai Batu dilaporkan telah dievakuasi ke Kampung Mabuage, Distrik Yaniruma, sebagai langkah pengamanan.

Data Crew dan Penumpang

Crew : Egon Irawan – Capt. Pilot dan Baskoro – Co Pilot

Penumpang :

Yance Bemanop, Limu Gurik , Yanduk Kogoya, Turis Magai, Emira Wondan, anak Kimis, Dualima Kogoya, Imantinus Kahipka, Irvan Kahipka, Samuel Jitmau, Pania Mialka, Topius Kogoya, Tialongga Kogoya

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib

Related posts

Pemain PSBS Rela Rayakan Natal Jauh Dari Keluarga

Bams

Heboh Diduga Bom di Gereja Intan Jaya, Fakta Sebenarnya Bikin Publik Terkejut

Fani

Rustan Saru : Saya Apresiasi SMK N 3 Jayapura Dalam Kegiatan Kemanusiaan

Fani

Ā Efisiensi Anggaran, APBD Papua Terpotong Rp 291 Miliar

Bams

Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

Fani

Ini Yang Disampaikan Kasrem172/PWY Saat Menutup TMMD Ke- 120 di Kampung Naira

Jems

Leave a Comment