Bakal Spektakuler, Bendera Raksasa Satukan Pemuda Empat Daerah

MERAUKE— Sebuah bendera raksasa Nusantara berukuran 81 x 8 meter akan dibawa menempuh perjalanan sekitar 800 kilometer dari Merauke menuju Kabupaten Boven Digoel dalam rangkaian Touring Merah Putih “Merajut Nusantara” pada 15–17 Agustus 2026.

 

Bendera tersebut memiliki cerita tersendiri. Bukan berasal dari satu daerah, Bendera Raksasa Nusantara merupakan hasil sumbangan pemuda dari Papua Selatan, Nangroe Aceh Darusalam, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur.

 

Sumbangan tersebut kemudian diwujudkan menjadi sebuah bendera berukuran raksasa yang akan dibawa oleh perwakilan pemuda dalam perjalanan menuju Boven Digoel.

 

“Kehadiran bendera ini menjadi simbol bahwa semangat persatuan dapat dibangun dari berbagai penjuru Indonesia dan dipertemukan dalam satu semangat Merah Putih, ” Randykha selaku Ketua Paguyuban Otomotif Papua Selatan kepada Pasific Pos, Kamis (13/8).

 

Dari barat dan timur bertemu di Tanah Papua, Papua Selatan menjadi titik awal perjalanan. Dari wilayah paling timur Indonesia itu, Bendera Raksasa Nusantara akan dibawa melewati jalur Trans Papua menuju Boven Digoel. Perjalanan tersebut diinisiasi oleh Komunitas Titik Nol Divisi Jalan-Jalan bersama Paguyuban Otomotif Papua Selatan dan melibatkan sekitar 100 unit sepeda motor.

 

“Tidak hanya Bendera Raksasa Nusantara, setiap peserta juga akan membawa Bendera Merah Putih pada kendaraan masing-masing. Dengan demikian, rombongan akan bergerak dalam nuansa Merah Putih sepanjang perjalanan, ” ujarnya.

 

Ia mengungkapkan, keberadaan ratusan Bendera Merah Putih dan satu Bendera Raksasa Nusantara merupakan gambaran sederhana tentang keberagaman Indonesia yang dipersatukan oleh satu identitas kebangsaan.

 

Pemuda menjadi penggerak, kegiatan ini menempatkan pemuda sebagai bagian utama dalam pelaksanaan. Mereka bukan hanya menjadi peserta touring, tetapi juga menjadi pembawa pesan persatuan melalui perjalanan lintas wilayah tersebut. Semangat tersebut penting untuk terus dibangun di tengah generasi muda.

 

Ia menegaskan, touring tidak sekedar menjadi aktivitas berkendara, tetapi menjadi sarana bagi pemuda untuk bertemu, membangun persaudaraan, serta menunjukkan kepedulian terhadap persatuan dan keutuhan Indonesia.

Hal tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan Komunitas Titik Nol Divisi Jalan-Jalan yang telah berusia 10 tahun. Memasuki satu dekade perjalanan komunitas, kegiatan kali ini diarahkan menjadi momentum yang memiliki nilai sosial dan kebangsaan.

 

Sesampainya di Boven Digoel, rombongan akan mengikuti rangkaian kegiatan bersama masyarakat setempat. Pada 17 Agustus 2026, peserta direncanakan mengikuti upacara bendera bersama masyarakat Boven Digoel dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Rombongan juga akan melakukan pembentangan Bendera Raksasa Nusantara berukuran 81 x 8 meter. Pembentangan tersebut diharapkan menjadi salah satu momentum utama kegiatan sekaligus memperlihatkan semangat kebersamaan pemuda dari berbagai daerah yang bertemu di Tanah Papua.

 

“Bagi sebagian orang, bendera mungkin hanya selembar kain berwarna Merah dan Putih. Namun dalam kegiatan ini, Bendera Raksasa Nusantara membawa cerita tentang gotong royong pemuda dari empat wilayah Indonesia,” tukasnya. Dari Papua Selatan, Nanggroe Aceh Darusalam, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur, para pemuda memberikan kontribusi untuk sebuah simbol yang kemudian dibawa menempuh ratusan kilometer.

 

Perjalanan tersebut menjadi pesan bahwa jarak geografis tidak harus menjadi batas bagi persatuan.Merajut Nusantara bukan hanya nama kegiatan. Ia menjadi pesan yang ingin dibawa dari Tanah Papua: berbeda daerah, satu Indonesia.(iis)

Related posts

Freeport dan Pemerintah Ajak Masyarakat Rehabilitasi DAS

Bams

Lima Terdakwa Kasus Aerosport Mimika Divonis Dibawah Tuntutan JPU

Bams

Alfred Pabika Cs Dukung Rettob, Dulu Demo Kini Memuji

Bams

Kantor Sinode GKI Papua dan Amazing Grace Hotel Diresmikan

Bams

Yanni Dorong Bank Papua Perluas Akses Pembiayaan bagi UMKM OAP 

Jems

Peringatan Hari Dahrma Samudera 2025 di Jayapura: Mengenang Jasa Pahlawan

Bams

Leave a Comment