Musprov VIII Kadin Papua, Gubernur Tekankan Penguatan Ekonomi Lokal

Jayapura, Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, menyampaikan bahwa pentingnya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Papua.

Penegasan itu disampaikan Gubenrur Fakhiri saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII Kadin Papua di Kota Jayapura, Jumat (11/4/2026).

Gubernur mengatakan, Kadin sebagai representasi dunia usaha harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Tidak hanya sebagai organisasi formal, Kadin dituntut menjadi kekuatan ekonomi nyata terhadap berbagai tantangan zaman.

“Sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yaitu terwujudnya Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis, maka arah pembangunan ekonomi harus bertumpu pada penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi lokal, serta keseimbangan antara pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Kadin, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ia berharap seluruh pengurus dan anggota Kadin dapat menjadi mitra sejajar pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi.

“Kami membutuhkan Kadin sebagai mitra strategis. Kedekatan dan kolaborasi harus terus diperkuat agar pembangunan ekonomi benar-benar dirasakan oleh masyarakat Papua,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Kadin Papua periode 2021–2026 atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun organisasi.

Di bawah kepemimpinan Ketua Ronald Antonio Bonai, Kadin Papua telah menunjukkan kemajuan signifikan, baik dalam konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten/kota maupun dalam pelaksanaan program-program nyata.

Gubernur berharap kepemimpinan Kadin Papua selanjutnya dapat melanjutkan bahkan meningkatkan capaian tersebut melalui inovasi dan kolaborasi yang lebih kuat.

Selain itu, Gubernur juga menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat Papua dalam aktivitas ekonomi di daerahnya sendiri. Ia mendorong agar peluang kerja dan usaha lebih banyak diberikan kepada masyarakat lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan.

“Kita ingin masyarakat Papua menjadi tuan di negerinya sendiri, terlibat langsung dalam pembangunan ekonomi, dan mendapatkan manfaat nyata dari setiap program yang dijalankan,” pungkasnya.

Gubernur juga menekankan bahwa investasi yang masuk ke Papua harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia tidak menginginkan adanya investasi yang hanya menguntungkan pihak tertentu tanpa dampak nyata.

“Investasi yang masuk ke Papua harus memberikan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tidak boleh ada investasi yang hanya mengambil manfaat tanpa memberikan dampak nyata bagi rakyat Papua,” tegasnya.

Related posts

Pemprov Papua Susun KLHS RPJMD 2025–2029

Bams

Baznas Papua Menyatukan Masyarakat Lewat Kepedulian

Fani

Gubernur Fakhiri Tekankan Stabilitas Harga dan Keamanan Jelang Idul Fitri

Bams

Presiden Intruksikan Swasembada Pangan Lokal

Bams

Ketika Danrem 173/PVB Apresiasi Grebek Sampah

Fani

Eva Fakhiri Sapa Anak-anak Enggros, Sisipkan Pesan di Momen Mewarnai Telur Paskah

Bams

Leave a Comment