Mobil Dinas Ketahuan Mobilisasi Masa ke Sarmi

Jayapura – Jelang pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Provinsi Papua, Rabu (27/11) besok, masyarakat Bonggo, Kabupaten Sarmi mendapati mobilisasi masa dengan kendaraan Dinas Keluatan dan Perikanan Provinsi Papua.

Bus berplat merah PA 7719 DZ tersebut diberhentikan masyarakat, diduga bus digunakan oleh salah satu pasangan calon kepala daerah untuk mengangkut dan memobilisasi masa. Dalam video yang beredar, masyarakat menurunkan semua orang yang ada didalam bus. Dalam video terdengar suara yang mengambil video tersebut menyatakan bahwa warga kota Jayapura dimobilisasi.

“Tidak tahu siapa yang mobilisasi, kita tahan di Bonggo, Bawaslu tolong tangani masalah ini. Terlalu banyak mobilisasi masa yang masuk ke kabupaten Sarmi,”

Plh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Carlos Matuan yang dikonformasi mengakui jika kendaraan bus yang digunakan tersebut adalah kendaraan dinas Keluatan dan Perikanan Provinsi Papua.

Namun, atas perintah siapa kendaraan tersebut dipakai masih akan dimintai keterangan terlebihi dahulu ke bengkel tempat kendaraan diperbaiki dan sopirnya. “Bus itu rusak dan masuk bengkel sejak tanggal 16 November kemarin, setelah kami mendapat informasi dari pihak bengkel dan sopir, kami akan memberikan klarifikasi ke Bawaslu,” kata Carlos ketika dikonfirmasi, Selasa (26/11) siang.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan akan segera memita informasi dari Bawaslu Sarmi. “Kawan-kawan jurnalis yang kami hormati, terima kasih banyak untuk informasinya, saat ini kami sedang meminta informasi yang utuh dari teman-teman di Sarmi,” kata Hardir dalam pesan WhatsAppnya.

 

Related posts

Bersama Keluarga Lakukan Pencoblosan di TPS 06, Emanuel Kemong: Tiga Kandidat Harus Siap dan Besar Hati Menerima Hasil Pilkada

Jems

Pj Gubernur Pastikan Bonus Atlet PON dan Peparnas Segera Dicairkan

Bams

Ricardo Out, RD Kembali Latih Persipura

Bams

OPM Bakar Honai, Kapendam Cenderawasih : OPM Tidak Memikirkan Masa Depan Anak-Anak Dan Adu domba Masyarakat

Fani

TA 2025 Papua Tengah Diguyur Dana Rp15,7 Triliun Lebih?

Bams

PSBS Baik Ingin Curi Poin Kontra PSIS

Bams

Leave a Comment