Kontak Senjata di Nabire, Prajurit TNI Luka Ringan

NABIRE, Redaksipotret.co – Wakil Panglima Operasi Habema, Brigjen TNI Riyanto menyampaikan bahwa dalam kontak tembak tersebut satu anggota TNI mengalami luka akibat serpihan proyektil.

“Korban tertembak ada satu anggota kita yang terkena rekoset di betis kanan. Antisipasi kami tentu apabila sudah terjadi perdarahan harus segera dilakukan evakuasi,” jelasnya, Selasa, 3 Maret 2026.

“Anggota tersebut langsung dievakuasi dan saat ini sudah tertangani. Kondisinya tidak terlalu serius karena hanya serpihan proyektil. Diperkirakan dalam waktu sekitar satu minggu sudah cukup membaik,” ungkap Riyanto.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, BrigjenPol. Faizal Ramadhani mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Aparat gabungan TNI-Polri akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut serta pengejaran terhadap para pelaku kejahatan. Jangan percaya pada informasi yang belum resmi sumbernya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolda Papua Tengah menegaskan komitmen aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.

“Kami menegaskan bahwa aparat gabungan masih terus melakukan pengejaran dan berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta keselamatan masyarakat,” pungkas Gustav.

Hingga kini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar wilayah Kabupaten Nabire guna memastikan kelompok bersenjata tersebut tidak kembali melakukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Related posts

Permainan Meriam Spirtus Berbahaya, Orang Tua Diminta Lebih Awasi Anak

Fani

Dana Otsus 2026 Triwulan I Tersalurkan ke 16 Daerah di Papua

Bams

Satgas Damai Cartenz Hentikan Pelarian Pelaku Kekerasan Kiwirok

Fani

Di Merauke, Pangdam Cenderawasih Bersama Forkopimda Sambut Mentan RI

Fani

Karena Hal ini, Cagub BTM Dilaporkan ke Bawaslu dan Polda Papua

Jems

Satu Meninggal Dunia, Dua Luka Akibat Penembakan di KM 50 Freeport Indonesia

Fani

Leave a Comment