Kolaborasi Apik Rumah Kopi D’Waroeng Dan Komunitas Chapung Art, Rangkul Seniman Merauke Ikut Pameran Bergengsi 

MERAUKE,- Rumah Kopi D’Waroeng dan Komunitas Chapung Art berkolaborasi menggelar pameran seni rupa bertajuk ‘Secangkir Seni Dari Timur’ dan lelang lukisan bertempat di Rumah Kopi D’Waroeng mulai tanggal 25 hingga 27 Juni  2026.
Event tersebut merupakan event perdana di Kabupaten Merauke dimana para seniman profesional dirangkul bahkan karya mereka juga dilelang dengan nominal yang cukup besar.
Jasman Tristanto selaku Owner Rumah Kopi D’Waroeng dan Koordinator Penyelenggara mengemukakan, karya seniman Merauke luar biasa dan telah merambah keluar daerah. Melalui ajang pameran memberikan ruang kepada seniman untuk berkreasi.
Ia juga berharap seniman Merauke mendapat perhatian dari pemerintah daerah.  “Karya yang dipamerkan semua orisinil dan mengandung banyak cerita di balik setiap goresannya. Bahkan ada yang membuat lukisan digital, ini menjadi bukti bahwa seniman Merauke juga mengikuti perkembangan teknologi, ” terang pria yang juga seorang polisi ini.
Ketua Komunitas Chapung Art,  Selsius Djunianto Naraha menambahkan, pameran merupakan hal penting bagi pelukis ketika menghasilkan sebuah karya. Jadi pameran adalah puncak dari karya seorang pelukis dan  tidak hanya menjadi wadah tetapi juga sarana apreasiasi.
Selain karya dari sanggar, pihaknya juga melibatkan karya anak muda dari sejumlah sekolah dan kampus agar memacu semangat mereka. “Seni adalah ekspresi jiwa yang akan selalu kita munculkan. Pameran ini selain wadah dan sarana apreasiasi juga ada unsur edukasi di dalamnya. Terkait dengan pelelangan yang dilakukan, menjadi edukasi bagi masyarakat bahwa seni lukis adalah sesuatu yang sangat berharga dan ada nilai ekonomi yang kuat di dalamnya. Konsep ini yang coba kita bangun,”tukasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Merauke, Marwiah Ali Mahmud mengharapkan agar para seniman tetap semangat menghasilkan karya-karya seni berkualitas.
Dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh seniman di Kabupaten Merauke, baik seniman muda maupun seniman senior yang sudah berpengalaman.
Menurutnya, lukisan bukan sekedar coretan tetapi memiliki makna yang sangat dalam bahkan memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Sebuah lukisan bisa dihargai puluhan bahkan ratusan juta. Apalagi jika seniman tersebut sudah sangat terkenal maka satu goresan saja akan sangat berarti.
DPMPTSP akan berkolaborasi dengan pihak perusahaan untuk membentuk Forum CSR sebagai bentuk tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat termasuk para seniman sehingga dapat berkembang.
Sinar Zyalzabilah Putri, salah satu peserta dari lingkup kampus mengungkapkan rasa bahagianya karena bisa terlibat pada pameran yang mempertemukan seniman-seniman handal Kota Rusa.
Mahasiswi Universitas Musamus ini menyampaikan terima kasih kepada pihak penyelenggara atas pelaksanaan pameran yang menurutnya memberikan dampak positif dan dapat membangkitkan semangat seniman khususnya seniman-seniman muda.
Gadis berhijab ini mengaku sering mengikuti berbagai event yang dapat mengasah bakatnya di bidang seni lukis. Sejak duduk di bangku SD dirinya sudah aktif mengikuti lomba-lomba dan berlanjut hingga ia remaja.
“Pameran ini menjadi wadah bagi saya untuk meningkatkan kreativitas. Semoga lebih sering digelar dan pemerintah juga dapat menyelenggarakan pameran-pameran serupa agar semakin banyak seniman yang dirangkul,”pungkas Sinar.(Iis)

Related posts

Pelanggan Setia Telkomsel di Merauke Raih Hadiah Motor Yamaha NMax

Fani

PLN Ajak Siswa SDK Kalam Kudus Mengenal Hortikultura dan Inovasi Pangan Lokal di Taman Inspirasi Waibu

Fani

Layanan Spesial di Hari Pelanggan Nasional, Manajemen Astra Motor Papua Antar Langsung Motor Honda

Fani

DJP : NIK-NPWP Tak Padan Bisa Bikin Wajib Pajak Sulit Akses Layanan Perpajakan

Fani

PLN Luncurkan Program Loyalti Gelegar PLN Mobile 2025

Fani

Telkom Raih Penghargaan Bertaraf Internasional dari IPRA

Fani

Leave a Comment