248 Peserta Ramaikan Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026

Jayapura,- Sebanyak 248 peserta dari Provinsi Papua dan Papua Tengah ambil bagian dalam Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Kejuaraan berlangsung di Lapangan Tembak Perbakin Papua, Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada 25–28 Juni 2026.

Peserta berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi. Salah satu kontingen yang turut ambil bagian adalah Perbakin Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan dan persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua Panitia Kapolda Papua Cup 2026 yang juga Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Papua, Soponyono, mengatakan kejuaraan ini mempertandingkan sejumlah nomor, di antaranya 25 meter benchrest, 100 meter metal siluet, multi ring, dan 50 meter.

“Kejuaraan ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis hingga Minggu. Selain menjadi ajang kompetisi, ada juga nomor talent yang menjadi bagian dari proses seleksi atlet,” ujarnya.

Menurut Soponyono, hasil dari nomor talent akan digunakan untuk memantau perkembangan atlet yang telah mengikuti berbagai kejuaraan sepanjang 2025 hingga 2026. Atlet-atlet terbaik nantinya akan masuk dalam line up persiapan menghadapi PON NTB.

Ia berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik karena hasil kejuaraan akan menjadi salah satu dasar dalam pembentukan tim Papua untuk agenda nasional mendatang.

“Atlet-atlet yang bertanding harus serius karena Perbakin Papua menggunakan event ini sebagai bagian dari sistem penjaringan atlet ke depan,” katanya.

Soponyono menilai tingginya jumlah peserta menjadi indikator positif berkembangnya olahraga menembak di Papua. Bahkan, banyak atlet junior yang ikut berpartisipasi, khususnya pada nomor 50 meter.

“Animo peserta luar biasa. Kami melihat banyak atlet junior yang ikut mendaftar, khususnya pada nomor 50 meter. Ini menjadi peluang besar bagi Perbakin Papua dalam menyiapkan regenerasi atlet,” ujarnya.

Selain membina atlet senior, Perbakin Papua juga tengah menyiapkan atlet junior sebagai lapis pertama dan kedua dalam program pembinaan jangka panjang.

Pada hari terakhir kejuaraan, Minggu (28/6/2026), panitia juga akan menggelar nomor khusus 100 meter metal siluet eksekutif yang diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua bersama jajaran Perbakin Papua.

Soponyono berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga menembak di Tanah Papua.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Kejuaraan ini menjadi bukti bahwa olahraga menembak di Papua terus berkembang dan memiliki masa depan yang baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Perbakin Papua, Jhony Banua Rouw, mengapresiasi dukungan Kapolda Papua beserta jajaran yang telah mendukung terselenggaranya Kapolda Papua Cup 2026.

Menurut Jhony, kejuaraan tersebut sangat penting karena memberikan kesempatan kepada atlet untuk terus berkompetisi dan mengukur hasil latihan yang telah dijalani.

“Kalau atlet hanya berlatih tanpa bertanding, tentu perkembangan kemampuan mereka tidak bisa terukur dengan baik. Karena itu Perbakin Papua berkomitmen menghadirkan event rutin setiap tahun agar atlet terus terpacu meningkatkan prestasi,” katanya.

Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 Perbakin Papua berhasil menyelenggarakan lima event, sementara pada 2026 ditargetkan empat hingga lima kejuaraan agar atlet memiliki kesempatan bertanding secara berkala setiap tiga hingga empat bulan.

Perbakin Papua juga telah menetapkan line up 10 atlet terbaik yang diproyeksikan memperkuat Papua pada PON NTB. Kapolda Papua Cup 2026 menjadi salah satu ajang pengumpulan poin bagi para atlet tersebut.

“Kompetisi ini terbuka dan fair. Atlet yang masuk line up harus terus menunjukkan performa terbaiknya. Jika nilainya menurun, atlet lain yang berada di bawahnya bisa naik menggantikan. Sistem ini kami terapkan agar semua atlet tetap termotivasi untuk berlatih dan meningkatkan prestasi,” jelas Jhony.

Melalui kejuaraan ini, Perbakin Papua berharap lahir atlet-atlet menembak berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional dan mengharumkan nama Papua pada ajang PON NTB mendatang.

Related posts

Turnamen Futsal DPR Papua Cup III Masuk Babak Final, JBR: Pemain Dapat Menjunjung Tinggi Sportifitas

Bams

Nobar Piala Dunia Bersama Prajurit Dan Masyarakat, Dankodaeral XI Jalin Kebersamaan

Bams

Tarian Adat Diiringi Tifa Kamoro Sambut Pasangan JOEL di Nawaripi

Fani

Pilot Bebas Pangdam XVII/Cenderawasih Berikan Apresiasi

Fani

Pemprov Papua Tengah Luncurkan SP2D Online dan KKPD

Bams

Pelindo Group Wilayah Kerja Jayapura Gelar Donor Darah

Fani

Leave a Comment