Kabel Optik Ruas Merauke Timika Kembali Gangguan, Estimasi Perbaikan Sebulan

Jayapura – Telkom Witel Papua memperkirakan perbaikan kabel optik ruas Merauke Timika yang mengalami gangguan rampung sebelum Pemilu pada Februari mendatang.

Karel Koirewoa selaku Manager Performance, Risk & QOS yang juga Pelaksana Operasional Harian Telkom Witel Papua mengatakan, saat ini layanan Telkom Group area Merauke telah dialihkan menggunakan backup link Palapa Ring Timur dan satelit.

Telkom berupaya mempercepat perbaikan sebelum pelaksanaan Pemilu pada Februari mendatang. Saat ini Telkom fokus penyediaan alat yang akan digunakan untuk melakukan perbaikan.

Seperti diketahui, kualitas layanan telekomunikasi Telkom Grup di area Merauke, Papua Selatan kembali mengalami penurunan pada Kamis (4/1/2024).

Penurunan kualitas layanan terjadi pada pukul 11 : 50 WIT disebabkan adanya gangguan pada kabel optik milik Telkom.

Gangguan Sistem Komunikasi Kabel Laut Sulawesi Maluku Papua Cable System atau SKKL SMPCS ruas Merauke Timika atau kabel optik dengan jarak 138 kilometer dari Merauke terjadi di kedalaman 42 meter.

“Sehingga layanan Telkom Grup area Merauke mengalami degradasi atau penurunan kualitas,” kata Karel di Jayapura, Senin (8/1/2024).

Untuk mempercepat perbaikan indikasi luka pada jaringan kabel laut atau shunt fault ruas Merauke – Timika, Telkom mendatangkan kapal khusus Dnex Pacific Link atau DPL.

Plh Manager Network Telkom Witel Papua, Fatkhu Rakhman mengatakan, kapal DPL telah berlayar dari Batam.

“Kapal saat ini posisinya di Batam, diperkirakan tiba di Merauke pada Februari mendatang. Jadi estimasi perbaikan sebulan,” ucap Fatkhu. (Zulkifli)

Related posts

Dua Klinik Kolaborasi Pemkab Mimika-Freeport Indonesia Raih Kenaikan Akreditasi Kemenkes

Bams

Terlibat Penembakan Polisi, Yatien Enumbi Resmi Diserahkan ke Kejaksaan Nabire

Fani

Serba Serbi Pemilu 2024 di Area Kerja PT Freeport Indonesia

Bams

Harga Emas di Papua Tembus Rp1,3 Juta Per Gram

Fani

Pemerintah Buka Blokir Anggaran Rp86,6 Triliun

Fani

Astra Motor Papua Targetkan Penjualan 40 Ribu Unit di 2026

Fani

Leave a Comment