Indibiz Telkom Tumbuh di Papua, Layani 3.500 Sambungan Bisnis

Jayapura – Telkom Indonesia terus memperluas penetrasi layanan digital bisnis melalui ekosistem Indibiz di wilayah Papua.

Dalam sebulan, perusahaan mampu melayani rata-rata 150 sambungan baru berbasis High Speed Internet atau HSI untuk segmen bisnis.

Selain itu, untuk layanan internet dedicated berbasis Astinet, penambahan kapasitas yang dilayani setiap bulan berkisar antara 120 hingga 200 Mbps.

General Manager PT Telkom Witel Papua, Antonius Joko Sritomo mengatakan, secara total, terdapat sekitar 3.500 satuan sambungan yang tersebar di wilayah kerja Witel Papua, mencakup Papua Induk, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.

Namun, dia mengungkapkan bahwa ekspansi layanan broadband di sejumlah wilayah masih menghadapi tantangan infrastruktur, terlebih di Papua Pegunungan.

Dia bilang, keterbatasan backbone yang saat ini masih berbasis satelit membuat penetrasi HSI atau broadband internet belum dapat dilakukan secara optimal.

“Hingga kini, layanan di wilayah tersebut masih mengandalkan konektivitas satelit,” ucap Antonius, Selasa, 24 Februari 2026.

Antonius mengatakan, Indibiz merupakan ekosistem solusi digital yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan dan transformasi digital usaha kecil dan menengah (UKM) serta pelaku bisnis di Indonesia.

Layanan ini, sebutnya, menyediakan koneksi internet cepat, aman, dan stabil, sekaligus menghadirkan solusi digital terintegrasi untuk operasional, keuangan, sumber daya manusia (SDM), hingga pemasaran.

Indibiz juga menghadirkan ekosistem sektoral yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, mulai dari pendidikan, ritel, perhotelan, kesehatan, hingga logistik.

Melalui aplikasi MyIndibiz sebagai marketplace B2B, pelanggan dapat membeli produk digital, mengakses layanan pelanggan, serta memanfaatkan berbagai tools operasional dalam satu platform.

Selain itu, tersedia pula berbagai paket bundling khusus seperti HSI Bisnis Bundling Netmonk dan Pijar Sekolah yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan dan monitoring operasional bisnis.

Pilar utama layanan Indibiz

1. Internet Bisnis, termasuk koneksi dedicated seperti Astinet untuk mendukung operasional perusahaan.

2. Digital Operasional, berupa aplikasi dan platform efisiensi seperti kasir digital, Internet of Things (IoT) untuk CCTV, serta layanan penyimpanan data.

3. Solusi Pemasaran, seperti chatbot dan analitik bisnis guna meningkatkan visibilitas merek serta interaksi pelanggan.

4. Pembiayaan dan SDM, yang mencakup solusi finansial serta pengembangan keterampilan untuk mendorong produktivitas. (Sari)

Related posts

Astra Motor Papua Perkenalkan New Honda PCX 160

Fani

Jelang Pencoblosan, Ini Ajakan Kepala Suku Besar Bindara

Fani

Kampanye Akbar MARI-YO di Lapangan PTC Entrop dihadiri 20.000 Warga

Jems

Polsek KPL Jayapura Amankan Pelaku Pencurian Mesin Johnson

Fani

BPJS Kesehatan Anugerahkan UHC Awards 2026 kepada 428 Pemerintah Daerah

Fani

PLN Rampungkan Suplai Listrik Tahap II untuk Industri PT SMART Tbk di Kotabaru

Fani

Leave a Comment