Gubernur Pastikan Stok Bapok Aman Jelang Idul Fitri di Papua ‎

Jayapura,-  Gubernur Papua Matius Fakhiri bersama Wali Kota Jayapura Abisai Rollo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional dan sejumlah ritel di Jayapura, Selasa (17/3/2026), guna memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjelang Idul Fitri.

‎Sidak tersebut turut didampingi para asisten Sekda, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota Jayapura, mitra terkait, serta tim dari Satgas Pangan.

‎Kepada wartawan Gubernur Matius Fakhiri mengatakan, sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga menjelang hari raya keagamaan di Provinsi Papua.

‎“Inspeksi ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Pemerintah daerah turun langsung ke pasar guna menjamin masyarakat merasa aman menjelang liburan keagamaan,” ujarnya.

‎Menurut Fakhiri, distribusi bahan pokok dari Pulau Jawa menuju Papua membutuhkan waktu cukup lama sehingga perencanaan stok harus diperhatikan dengan baik.

‎“Stok dari Jawa ke Papua membutuhkan waktu sekitar satu minggu perjalanan. Jika dihitung dengan perjalanan kapal pulang pergi, bisa mencapai dua minggu. Karena itu distribusi dan ketersediaan barang harus benar-benar diperhitungkan baik,” jelasnya.

‎Ia memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok di Papua masih mencukupi hingga perayaan Idul Fitri selesai.

‎“Ketersediaan bahan pokok masih tersedia di gudang-gudang distributor, toko ritel, maupun pasar tradisional. Ini penting untuk menjaga stabilitas harga di Provinsi Papua,” katanya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meminta seluruh kepala para bupati di Papua untuk melakukan langkah serupa dengan turun langsung memantau kondisi pasar maupun gudang distributor di daerah masing-masing.

‎Ia menegaskan bahwa pemantauan langsung sangat penting untuk mengantisipasi lonjakan harga yang dapat terjadi jika ketersediaan barang berkurang.

‎“Pemerintah harus turun langsung mengecek pasar dan toko ritel. Jika ketersediaan barang berkurang dan tidak terpantau, harga bisa melonjak dan tentu berdampak pada masyarakat,” ujarnya.

‎Fakhiri juga mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.

‎“Kita harus memastikan masyarakat bisa merayakan hari besar keagamaan dengan aman dan damai, mulai dari Natal, Tahun Baru, Imlek, bulan puasa, hingga Idul Fitri. Semua bahan pokok tersedia, karena itu hari ini kami turun langsung bersama pemerintah kota untuk mengecek pasar-pasar dan memastikan tidak ada kendala dalam distribusi barang,” tutupnya.

Related posts

Hilal Belum Terlihat, Lebaran 31 Maret 2025

Fani

Tindakan Melawan Hukum Akan Berhadapan Dengan Hukum

Fani

Angkat Besi Papua Kembali Sumbang Medali Emas

Bams

Putusan PN Jayapura Dinilai Aneh dan Janggal Dalam Perkara Venue Aeromodeling Mimika

Fani

Pangdam XVII/Cenderawasih Tinjau Pasar Melihat Pasokan, Kualitas dan Harga Beras Di Merauke

Fani

Warga Diimbau Berhati-hati Saat Berwisata

Fani

Leave a Comment