Pasific Pos.com
Ekonomi & Bisnis

Garuda Buka Penerbangan Selama Relaksasi Kontekstual Tahap Kedua, Ini Rutenya

Garuda papua Buka Penerbangan
Pesawat Garuda Indonesia. (Istimewa). Jadwal penerbangan Garuda Indonesia. (Istimewa)

Jayapura – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua telah memperpanjang Relaksasi PSDD Kontekstual dari tahap pertama menjadi tahap kedua selama 14 hari (20 Juni-4 Juli 2020) untuk menuju status New Normal berdasarkan kesepakatan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rapat penanganan dan pencegahan Covid-19 pada Jumat (19/6/2020).

Dalam status Relaksasi PSDD Kontekstual tahap kedua tersebut, manajemen PT Garuda Indonesia Branch Office (BO) Jayapura dan Timika kembali membuka penerbangan komersil (penumpang), namun masih dikhususkan bagi warga yang terkena dampak ditutupnya akses keluar masuk orang akibat adanya wabah Covid-19 sejak tiga bulan lalu.

Plh. General Manager PT Garuda Indonesia BO Timika, Radhitya Prastanika mengungkapkan penjualan tiket telah dibuka diseluruh channel penjualan di masing – masing kantor cabang, dan juga melalui website agent gerai mobile aplikasi Garuda Indonesia.

Pihaknya mengingatkan kepada calon penumpang agar menyiapkan dokumen yang dibutuhkan untuk terbang selama masa pandemi Covid-19 dan dibawa pada saat hari keberangkatan calon penumpang.

“Kita akan layani calon penumpang yang melengkapi persyaratan dan mematuhi protokol kesehatan dan penerbangan, termasuk yang membeli tiket melalui aplikasi Garuda Indonesia, karena setiap aplikasi dan web GA ada informasi persyaratan protokol kesehatan,” terang Radhtiya melalui pesan elektronik, Selasa (23/6/2020).

Pihak Garuda Indonesia akan melakukan pengecekan persyaratan kembali bagi calon penumpang sehari sebelum keberangkatan. Dia juga mengingatkan kepada calon penumpang agar datang lebih awal minimal tiga jam sebelum terbang.

“Karena akan ada pengecekan dari otoritas Bandara yang membutuhkan waktu. Apabila ada calon penumpang di Bandara tidak bisa berangkat karena tidak memenuhi protokol kesehatan, kita akan pindahkan ke penerbangan selanjutnya yang masih tersedia seatnya dan memenuhi persyaratan,” ujar Radhitya yang juga Manager Sales dan Marketing PT Garuda Indonesia BO Jayapura.

“Calon penumpang yang dipindahkan ke penerbangan selanjutnya tidak dikenakan biaya tambahan selama belum chek ini dan status tidak no show (penumpang yang telah melakukan booking, namun tidak menggunakan haknya), kecuali sudah check ini tapi tidak naik pesawat atau ketinggalan, dikenakan biaya,” lanjutnya.

Calon penumpang wajib memenuhi seluruh persyaratan yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 550/6510/SET tentang Petunjuk Teknis Keluar Masuk Orang Selama Masa Relaksasi PSDD Kontekstual Papua bidang Perhubungan/Transportasi.

“Dan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria Dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional,” jelas Radhitya.

Adapun rute penerbangan Garuda Indonesia yaitu :

– 24 Juni 2020 : UPG-TIM
– 24 Juni 2020 : TIM-UPG

– 27 Juni 2020 : DPS-TIM
– 27 Juni 2020 : TIM-DPS

– 01 Juli 2020 : DPS-TIM
– 01 Juli 2020 : TIM-DPS

– 29 Juni 2020 : UPG-TIM
– 29 Juni 2020 : TIM-DJJ
– 29 Juni 2020 : DJJ-TIM
– 29 Juni 2020 : TIM-UPG

Keterangan : UPG (Makassar), TIM (Timika), DPS (Denpasar), DJJ (Jayapura). Sumber : Garuda Indonesia.

Artikel Terkait

Ini yang Dilakukan Garuda Pasca Penumpangnya Positif Covid-19

Zulkifli

Garuda Angkut 808 Orang Keluar Masuk Papua

Zulkifli

Garuda Kembali Buka Penerbangan Tujuan Jakarta

Zulkifli

Operasional Garuda Indonesia Tetap Tunggu Surat Edaran

Arafura News

Garuda Jayapura Kembali Buka Loket Penjualan Tiket

Zulkifli

Garuda Jayapura Buka Loket Penjualan Tiket Hingga 14 Juni 2020

Zulkifli

Garuda Indonesia Luncurkan Kirim Aja, ‘Layanan Pengiriman Barang Berbasis Aplikasi Digital’  

Arafura News

Soal Penerbangan Komersial, Garuda : Masih Koordinasi dengan Kantor Pusat

Zulkifli

Garuda Indonesia Maksimalkan Isian Kargo Pesawat Penumpang

Zulkifli