Duka Mendalam di Dekai: Keluarga Yemis Yohame Pilih Makamkan Tanpa Menunggu Kepastian Penyebab Kematian
YAHUKIMO – Suasana duka menyelimuti Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menyusul meninggalnya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Yemis Yohame, dalam kondisi yang masih menyisakan tanda tanya.
Di tengah belum adanya kepastian terkait penyebab kematian almarhum, keluarga besar bersama masyarakat setempat memilih untuk tidak menunda proses pemakaman.
Jenazah Yemis Yohame dimakamkan dengan penuh penghormatan, meski penyelidikan resmi belum memberikan kejelasan apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan insiden penembakan oleh aparat TNI/Polri atau kelompok bersenjata TPNPB.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat sekaligus penuh haru. Tangis keluarga dan pelayat pecah mengiringi setiap tahapan pemakaman. Kesedihan begitu terasa, seolah menyelimuti seluruh area pemakaman, meskipun cuaca cerah menyinari lokasi.
Bagi keluarga dan warga, kepergian Yemis Yohame bukan sekadar kehilangan, tetapi juga meninggalkan luka mendalam. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang sederhana, ramah, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
“Kami kehilangan sosok yang baik,” ungkap salah satu warga dengan suara bergetar, mengenang almarhum.
Kepergian Yemis Yohame juga mengejutkan banyak pihak. Sebagai ASN aktif di Yahukimo, almarhum diketahui tidak terlibat dalam konflik yang selama ini terjadi di wilayah tersebut.
Meski masih diliputi ketidakpastian, pihak keluarga memilih untuk menahan diri dan fokus pada masa berkabung.
Mereka menyatakan bahwa langkah untuk mencari kejelasan terkait penyebab kematian serta pihak yang bertanggung jawab akan ditempuh pada waktu yang tepat, bersama aparat penegak hukum.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai kronologi maupun penyebab pasti meninggalnya Yemis Yohame.
