Dalam Keterbatasan, Jhon Rettob – Emanuel Kemong Tetap Membangun
Timika – Tak mudah bagi pasangan Johanes Rettob – Emanuel Kemong menjalankan roda pemerintahan. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati ini ditempa oleh berbagai konflik, keterbatasan anggaran, dan tarik-menarik kepentingan.
Namun satu tahun kepemimpinan Johanes Rettob dan Emanuel Kemong di Mimika, Papua Tengah memperlihatkan pendekatan berbeda: tenang, tetapi efektif meredam gejolak.
Sejak dilantik pada 25 Maret 2025 oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, keduanya menegaskan bahwa membangun daerah dilaksanakan dengan ketenangan, ketegasan, dan konsistensi menjadi pijakan.
Salah satu fokus utama yang dilakukan pasangan ini adalah pembenahan birokrasi. Langkah ini memunculkan pro dan kontra. Namun dengan pendekatan melalui komunikasi, ketegasan terukur, dan kesabaran serta bagaimana mengubah cara berpikir dan etos kerja aparatur negara.
Tak hanya itu, Mimika terkenal dengan konflik yang cukup tinggi, baik konflik di kalangan masyarakat maupun konflik tapal batas Kapiraya serta konflik internal.

Bekerja di Tengah Keterbatasan Anggaran
Penurunan APBD dari sekitar Rp7,3 triliun menjadi Rp5,6 triliun pada 2026 menjadi ujian serius.
Namun pemerintah daerah tetap menjalankan program prioritas yang langsung menyentuh masyarakat, seperti penguatan UMKM, Gerakan Pangan Murah, koperasi, hingga pengembangan pendidikan.
Di tengah berbagai tantangan, sejumlah capaian tetap diraih. Mimika kembali memperoleh opini WTP dari BPK RI untuk ke-10 kalinya, meraih UHC Award 2026, serta mencatat peningkatan pendapatan daerah dan penguatan tata kelola.
