Cerita Untung Sangadji Saat Programnya Didukung Sang Sahabat Dan Kompak Laksanakan Program Bersama

JAKARTA,- Persahabatan AKBP (Purn) Ir. Untung Sangadji, MH, mantan Kapolres Aceh Utara dan mantan Kapolres Merauke dengan Tomy Winata (TW), pengusaha besar Indonesia yang juga pendiri Artha Graha Group, telah terjalin cukup lama. Tidak hanya sebatas persahabatan, keduanya juga menjalin kerjasama yang baik dan kerap berkolaborasi dalam beberapa kegiatan.

Cakupannya luas, termasuk pada kegiatan sosial maupun pelestarian lingkungan. Tidak sedikit program Untung didukung oleh pengusaha sukses tersebut dan masih berlangsung hingga saat ini. Meskipun Untung Sangadji sudah purna tugas namun kemitraan tetap berlanjut.

Seperti yang diketahui, TW aktif bergerak di bidang kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan lingkungan hidup. Bahkan menginisiasi kawasan konservasi alam Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) di Lampung untuk perlindungan satwa liar seperti harimau Sumatera.

Sama halnya dengan Untung, pria yang sempat viral berkat aksi heroiknya menumpas teroris ini juga memiliki program yang sama. Ia juga dikenal dengan aksi-aksi sosial dan pelestarian lingkungan. Memiliki kesamaan visi misi di beberapa bidang inilah yang membuat Untung dan TW semakin kompak melakukan berbagai gebrakan.

Mengenal sosok TW, Untung merasa bangga karena sahabatnya itu tidak hanya dilimpahkan kesuksesan tetapi juga hati yang tulus. Tidak heran banyak program Untung yang didukung, baik saat masih menjadi polisi maupun pasca pensiun. Kepada Pasific Pos, Untung bercerita tentang figur sahabatnya itu dan dukungan yang telah diberikan selama ini.

Untuk pelestarian lingkungan, ia dan sahabatnya telah memprogramkan penanaman pohon berbagai jenis bahkan sering berbagi bibit tanaman. Tentunya bibit tanaman bergengsi dan merupakan tanaman langka asli Indonesia. Baik dirinya maupun sahabatnya itu gemar menanam tanaman dari berbagai daerah, ada yang dari Kalimantan, Papua dan Maluku.

Adapun jenis tanamannya meliputi pohon kenari dan gandaria, pohon linggua ( angsana ), pohon matoa, kayu gaharu dan lain sebagainya. Tanaman-tanaman tersebut dapat ditanam
di mana saja dan sarat manfaat. Termasuk manggrov yang buahnya dapat dibuat menjadi sirup, juice, dodol, kue, cendol dan permen.

“Bang TW selalu mendukung saya dalam setiap aktivitas. Salah satu contoh ketika saya membantu para remaja dan orang tua dalam program khusus serta berbagai pelatihan dan pemantapan ketrampilan. Di antaranya membuat batako dari berbagai jenis limbah yang berasal dari limbah normalisasi sungai, cangkang sawit, serbuk gerrgaji, tempurung kelapa sisa kancing batok kelapa, kulit kerang bulu, kulit kerang batu, kulit kerang macan dan limbah biji ketapang.

Beliau juga banyak membantu kegiatan kemanusiaan saat bencana alam lewat Arta Graha Peduli. Membantu perumahan untuk korban banjir Aceh, termasuk reboisasi serta kegiatan peduli kebersihan pantai, kebersihan pasar dan kebersihan sarana ibadah berbagai agama di Indonesia, “terang Untung via telepon, Selasa (8/9).

Untung menambahkan, kepedulian sahabatnya kepada masyarakat sangat tinggi terutama ketika ditimpa kesulitan. Dengan sigap langsung memberikan bantuan sehingga beban masyarakat menjadi lebih ringan. TW juga sering memberikan masukan kepadanya untuk berbagai program, di antaranya terkait pelestarian flora dan fauna. Untung berharap semakin banyak orang yang peduli terhadap sesama dan ikhlas membantu masyarakat. (iis)

Related posts

Bentuk Kontribusi Nyata Telkomgroup Terhadap Penguatan Posisi Indonesia di Kancah Global

Fani

Nancy Worabay: Balap Motor Laut Latih Keberanian dan Keterampilan Pemuda

Bams

OPM Kembali Berulah di Tolikara, TNI-Polri Pastikan Keamanan Wilayah

Fani

Terkait Pembelaan Diri Dari Tindak Kejahatan, Ini Penjelasan Kapolres Merauke

Bams

Ada Layanan Kesehatan selama Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Fani

Astra Motor Resmikan Pembangunan Safety Riding Center Jawa Tengah

Fani

Leave a Comment