Kanwil DJP Papabrama Bersinergi dengan Satu Kemenkeu Dukung UMKM Naik Kelas

Jayapura – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Papua, Papua Barat, dan Maluku (Kanwil DJP Papabrama) bersinergi dengan Satu Kemenkeu Provinsi Papua dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Papua melalui kegiatan Diplomat Success Challenge (DSC) Season 17 City Roadshow Jayapura 2026.

Kegiatan yang mempertemukan para pelaku UMKM, calon wirausaha, komunitas bisnis, serta berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi momentum untuk mendorong pelaku usaha agar semakin adaptif, profesional, dan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Kanwil DJP Papabrama hadir diwakili oleh Supriyanto, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, serta Iswadi, Penyuluh Pajak, sebagai narasumber.

Keduanya memberikan materi mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026 tentang Perlakuan Perpajakan untuk Wajib Pajak dengan Peredaran Bruto Tertentu, yang menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mendukung UMKM untuk tumbuh dan naik kelas.

Materi perpajakan disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kebutuhan pelaku usaha, khususnya mengenai bagaimana pelaku UMKM dapat memahami kewajiban perpajakan sekaligus melihat pajak sebagai bagian dari ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Iswadi menyampaikan bahwa pemahaman perpajakan merupakan salah satu fondasi penting bagi UMKM dalam mengembangkan usahanya.

UMKM tidak hanya perlu berkembang dari sisi omzet dan pasar, tetapi juga perlu tumbuh menjadi usaha yang semakin tertib administrasi dan memahami hak serta kewajiban perpajakannya.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin hadir memberikan pemahaman yang sederhana dan aplikatif agar pelaku UMKM dapat mempersiapkan diri untuk naik kelas,” ujar Iswadi di sela kegiatan tersebut yang diselenggarakan di Gedung Keuangan Negara Jayapura, Selasa, 8 September 2026.

“UMKM naik kelas, ekonomi daerah semakin kuat. Melalui kolaborasi dan sinergi, kami ingin pelaku usaha di Papua tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh, berkembang, dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah,” pungkas Iswadi.

Sementara itu, Supriyanto menambahkan, kolaborasi dalam kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata semangat Satu Kemenkeu, yaitu membangun sinergi di lingkungan Kementerian Keuangan dalam memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

”Melalui kolaborasi tersebut, edukasi kepada pelaku UMKM tidak hanya berfokus pada aspek perpajakan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pelaku usaha agar mampu mengelola bisnis secara lebih profesional,” ucapnya.

Kanwil DJP Papabrama memandang keterlibatan dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen untuk terus mendekatkan layanan dan edukasi perpajakan kepada masyarakat, termasuk kepada pelaku UMKM di wilayah Papua.

Dengan pemahaman perpajakan yang semakin baik, diharapkan UMKM dapat menjalankan usahanya secara lebih tertib, memiliki tata kelola yang semakin baik, meningkatkan kepercayaan mitra maupun konsumen, serta memiliki kesiapan untuk berkembang ke skala usaha yang lebih besar.

Sinergi antara Kanwil DJP Papabrama dengan Satu Kemenkeu Provinsi Papua diharapkan dapat terus diperkuat melalui berbagai kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Related posts

BGN Tutup Sementara Dapur MBG di Depapre, Penanganan Korban Jadi Prioritas

Bams

Honda DBL Papua Series Hadirkan Pertandingan Sengit

Fani

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Fani

Telkomsel dan TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026

Fani

Pecah Telur, Papua Raih Emas Dari Angkat Besi

Bams

Cari Berkah BTV : Ria Ricis Merasa Ditipu oleh Sule dan Mimin Eva

Bams

Leave a Comment