Program BRI Peduli TJSL Pencegahan Dan Penurunan Stunting, BKKBN Papua Selatan Wilayah Merauke Dan BRI Tandatangani MoU

JAYAPURA-Kemdukbangga/BKKBN Provinsi Papua Selatan bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office 18 Jayapura menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka pelaksanaan Program BRI Peduli TJSL Pencegahan dan Penurunan Stunting Melalui Kemdukbangga/BKKBN Papua Selatan di Wilayah Merauke.

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Republik Indonesia, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos., Jumat (26/6/2026) di Hotel Suni Abepura.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui peningkatan kualitas gizi, kesehatan, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, khususnya pada masa emas pertumbuhan. Program tersebut diharapkan mampu mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua Selatan, terutama di wilayah Merauke.

Program GENTING ini difokuskan pada intervensi tepat sasaran di dua wilayah krusial, yaitu Jayapura dan Merauke. Pondasi utama dalam mempersiapkan generasi masa depan Papua yang sehat, cerdas, memiliki daya saing tinggi, dan berdaya guna di era global. Keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari peningkatan kualitas hidup, kesehatan, menunjang kesejahteraan masyarakat.

BRI turut menyalurkan bantuan kepada keluarga sasaran di Kabupaten Merauke sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penurunan stunting. Bantuan tersebut berupa 3 jamban di Jalan Mangga II Kelurahan Maro.

Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyampaikan bahwa penandatanganan MoU tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) sekaligus bentuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah.

“Kehadiran kami di lokasi ini sekaligus peletakan batu pertama merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harganas ke-33 yang akan diperingati pada 29 Juni 2026. Puncak peringatan akan dilaksanakan pada hari Senin melalui upacara, namun sebelumnya kami menjalankan berbagai program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita keempat, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui percepatan pencegahan stunting,” terangnya. (iis)

Related posts

Industri Karet Nasional Merosot, Moeldoko Dorong Optimalisasi Peran Dewan Karet Tripartit Internasional

Fani

Mengenal Motor Listrik Honda, Solusi Ramah Lingkungan untuk Mobilitas Modern

Fani

Dukung Dekarbonisasi di Sektor Industri, PLN Siap Suplai Listrik Hijau Melalui Layanan GEAS

Fani

Horison Kotaraja Hadirkan Promo Menarik Sepanjang Juli 2025

Fani

Nikmati Menginap Nyaman dengan Harga Spesial Hanya di Swiss-Belexpress Jayapura

Fani

Bisnis Pembiayaan Emas BSI Melesat 30 Persen

Fani

Leave a Comment