Diduga Langgar Pemilu, Polisi Amankan Ketua KPU Sarmi

 

 

Jayapura – Ketua KPU Sarmi, Yohanes Yoce Richard Yenggu diduga ditangkap aparat Kepolisian Resor Sarmi, pada Jumat 10 Desember 2025.

Ia diduga ditangkap setelah di Jayapura, yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan di salah satu Hotel Abepura – Kota Jayapura – Papua.

Adapun informasi penangakapan ini, disampaikan langsung oleh ketua KPU Provinsi Papua, Steve Dumbon kepada awak media di Jayapura

“Ketua KPU Kabupaten Sarmi di jemput paksa pihak kepolisian Plres Sarmi dan pemeriksaan saat ini dilakukan di Hotel @home Tanah Hitam,” ujarnya Steve Dumbon.

Ketika di hubungi via selulernya, Steve Dumbon membenarkan dan menyampaikaan bahwa Ketua KPU Sarmi dijemput saat pulang dari Jakarta usai mengikuti sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Sarmi.

“Ketua KPU Sarmi baru pulang konsultasi hasil pemilu dari Jakarta. Mereka tangkap karena dinilai mangkir dari Panggilan. Dia (Ketua KPU) kan mengikuti sidang di MK,”kata Stev.

Hanya saja, Steve mengaku aneh lantaran penangkapan tidak di dasarkan peda pelanggaran Pemilu proses penanganan Pemilu

“Mekanisme Pemilu harus ada temuan dari Bawaslu. Kalau ada indikasi pidana baru diserahkan ke Gakumdu yang terdiri dari pihak Kepolisian, Bawaslu dan Jaksa,”ucapnya.

Lanjut dijelaskan, dari hasil temuan Gakumdu ditemukan adanya pelanggaran Pemilu baru melakukan proses hukum.

“Ini kan pidana pemilu bukan pidana umum. Polisi salah tidak punya kewenangan untuk menangkap ketua KPU. Karena harus ada rekomendasi dari Bawaslu,”jelasnya.

Namun dari hasil informasi balik, Steven menyampaikan bahwa Ketua KPU Sarmi telah di lepas dari Hotel @Home Tanah Hitam.

“Katanya sudah di lepas, namun setelah di cek di rumah, yang bersangkutan tidak ada di rumahnya. Saya coba telpn beliau tidak di jawab, saya WA juga tidak di balas,”bebernya.

Sementara saat dikonfirmasi ke Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Benny Ignatius Ady Prabowo melalui telpn selulernya belum bisa memberikan infromasi terkait penangkapan tersebut.

“Saya cek dulu ya,”kata Kabid Humas dengan singkat. (Tiara).

Related posts

Gubernur Tantang OPD Papua Ekspor Komoditas Unggulan ke Luar Negeri

Bams

Satu Unit Indekos di Kotaraja Terbakar, Tujuh Penghuni Selamat

Fani

Sidang Sengketa Pilkada Sarmi: Tim DJ Yakin Menang

Bams

Masyarakat Pantai Barat Siap Menangkan Paslon Yanni-Jemmi di Pilkada Sarmi

Jems

Manfaatkan AMAN JKN, Salomina Terkesan dengan Pelayanan BPJS Kesehatan

Fani

Indeks Kepuasan Jemaah Haji 2024 88,20 Sangat Memuaskan

Fani

Leave a Comment