220 Murid SMK Negeri 3 Teknologi Dan Rekayasa Merauke Tamatkan Pendidikan
MERAUKE-Senin (4/5) menjadi hari yang bersejarah dan penuh sukacita bagi keluarga besar SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke, terutama siswa siswi yang telah menamatkan pendidikan. Sebanyak 220 siswa siswi hadir dengan penampilan khusus, mengenakan stelan jas berwarna hitam dan kebaya guna merayakan momentum istimewa.
Untuk kesekian kalinya, sekolah kejuruan yang cukup ternama ini berhasil menyelesaikan pendidikan anak didiknya dengan baik dan kini tiba waktunya melepas mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh.
Pengumuman kelulusan dan perpisahan siswa siswi kelas XII SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke tahun ajaran 2025/2026 digelar secara sederhana di aula sekolah dengan tema “Generasi vokasi siap mengukir prestasi, meraih mimpi dan mengabdi untuk negeri”.
Kepala UPTD SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke, Pebri Palalangan Romba mengharapkan agar ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama 3 tahun dapat menjadi anak tangga yang kokoh untuk meraih tangga berikutnya.
Apa yang telah diraih selama ini tidak datang begitu saja namun melalui sebuah perjuangan, pengorbanan waktu, tenaga, materi dan juga doa. Setelah dinyatakan lulus tentunya siswa siswi merasa lega karena telah menyelesaikan salah satu proses pembelajaran secara formal. “Tetapi itu bukan berarti kalian sudah selesai dan mengakhiri proses belajar karena masih ada tugas yang menanti, ” terangnya.
Ia menegaskan, para lulusan bisa langsung terjun ke dunia kerja, wirausaha atau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Semua itu membutuhkan perjuangan, oleh karena itu jangan merasa cukup dan bangga atas predikat kelulusan yang diraih tetapi harus mempersiapkan diri lebih baik lagi sehingga skill semakin mantap dan meningkatkan kompetensi di tengah-tengah masyarakat.
Sementara itu Ketua Komite SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke, Ronald Imkotta menyampaikan, alumni SMK Negeri 3 sudah berkarya di berbagai tempat usaha dan dunia industri. Ditambah lagi dengan adanya PSN di Papua Selatan yang tentunya akan menyerap banyak tenaga kerja hingga puluhan ribu.
“Kita bersyukur karena anak-anak telah lulus. Jika tidak melanjutkan kuliah maka bisa langsung bekerja. Kita berterima kasih atas proses yang sudah dilakukan, ” ungkap Ronald. (iis)
