Ini Penyebab Penyaluran Kredit Sektor Pariwisata Turun Signifikan

Jayapura – Hingga Mei 2024, realisasi penyaluran kredit dari perbankan untuk sektor pariwisata di Papua sebesar Rp6,42 miliar.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua, Muhammad Ikhsan Hutahaean mengatakan, angka ini mengalami penurunan cukup tinggi yaitu 77,4 persen dibandingkan Mei 2023 yang sebesar Rp28,4 miliar, kendati secara nasional naik 7,75 persen.

Ikhsan menyebut, penurunan terbesar terjadi pada Jasa Perjalanan Wisata dari Rp26,7 miliar pada Mei 2023 menjadi Rp4,43 miliar pada Mei 2024 dengan jumlah 31 debitur.

“Penyebab turunnya penyaluran kredit di sektor pariwisata lantaran beberapa debitur kategori besar melunasi pinjamannya. Kemudian ada beberapa debitur baru, namun nominal pinjaman tidak besar,” ungkapnya dalam kegiatan Diseminasi LPP Papua dan Kajian Tematik Pariwisata di gedung Bank Indonesia, di Kota Jayapura, Selasa (30/7/2024).

Dia pun mengatakan bahwa terkait pembiayaan dalam rangka meningkatkan sektor pariwisata , dibutuhkan perhatian industri perbankan maupun non bank.

Sementara itu, penyaluran kredit pada Kawasan Pariwisata dan Penyediaan Sarana Wisata Tirta Kawasan Pariwisata sebesar Rp1,69 miliar pada Mei 2023, naik menjadi Rp1,99 miliar dengan jumlah 16 debitur.(Zulkifli)

Related posts

Papua Diminta Serius Perbaiki Kinerja Ideks Demokrasi

Bams

BTM : Kemenangan Ini Adalah Kemenangan Rakyat Papua

Bams

Bantuan Ambulance, Komitmen Pemprov Papsel Tingkatkan Layanan Kesehatan

Bams

Astra Motor Papua Ajak Konsumen Manfaatkan KPB Tepat Waktu

Fani

Astra Motor Perkuat Pemanfaatan Energi Bersih

Fani

Astra Motor Aimas Gelar Roadshow dan Servis Kunjung di Komando Armada III

Fani

Leave a Comment