Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Waket I DPR Papua Bantu 1 Ton Beras untuk Masyarakat Dogiyai

1 Ton Beras untuk dogiyai
Ketua I DPR Papua, DR. Yunus Wonda, SH, MH memberikan 1 ton beras kepada masyarakat Dogiyai yang sudah dikirim pada Kamis (30/4), pagi

Jayapura, – Bentuk kepedulian DPR Papua ditengah pandemi covid-19, bukan saja dituangkan untuk masyarakat Papua yang ada di Kota Jayapura, tapi rasa kepedulian ini juga diberikan untuk masyarakat Papua yang ada di Kabupaten Dogiyai.

Hal ini terlihat Ketua I DPR Papua, DR. Yunus Wonda, SH, MH memberikan 1 ton beras kepada masyarakat Dogiyai yang sudah dikirim pada Kamis (30/4), pagi, dan diterima langsung oleh Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa.

Yang nantinya Pemerintah Kabupaten Dogiyai akan membagikan beras tersebut ke masyarakat yang terkena dampak langsung dari pembatasan waktu yang diinstruksikan oleh Pemerintah Provinsi Papua.

Yunus Wonda menjelaskan, jika aksi ini sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya warga Dogiyai. Bahkan kata Yunus Wonda, tak menutup kemungkinan pihaknya juga akan membantu masyarakat yang ada di kabupaten lainnya.

Ketua I DPR Papua, DR. Yunus Wonda, SH, MH memberikan 1 ton beras kepada masyarakat Dogiyai yang sudah dikirim pada Kamis (30/4), pagi

 

“Bantuannya sudah kami kirimkan, Kamis (30/4). Dan sudah diterima oleh Bupati Yakobus Dumapa,” jelas Yunus Wonda kepada Wartawan, Jumat (1/5).

Menurut Wonda, saat ini persoalannya bukan banyaknya uang atau bantuan yang kita berikan. Tapi bagaimana kita mau melihat dan merasakan beban masyarakat di masa pandemi corona ini.

“Kami sadar tidak semua kesulitan masyarakat bisa kita bantu, tapi paling tidak kita sudah mencoba membantu sedikit untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Politisi Partai Demokrat ini.

“Dan ini juga bukan masalah uang, dengan kita hadir saja masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri,” sambungnya.

Yunus Wonda menambahkan, selain mengirimkan beras ke Kabupaten Dogiyai, pihaknya juga telah membantu mahasiswa Papua yang ada di Gorontalo.

“Hampir semua asrama disana kami bantu, Asrama Puncak Jaya, Asrama Tolikara dan lainnya. Selain itu juga kami bantu mahasiswa Papua Barat. Jadi ini bukan persoalan wilayah,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Peran Perempuan Dalam Lestarikan Eksistensi budaya dan kehidupan Masyarakat Asli Papua Dinilai Sangat Relevan

Bams

Kasus Pembantaian Warga Sipil di Nduga, Yunus Wonda Sebut Tindakan Tidak Berprikemanusiaan

Bams

Yunus Wonda: Pro Kontra Tentang Pemekaran Adalah Hal Biasa

Bams

Legislator asal Papua Himbau Masyarakat Sambut DOB

Bams

Komisi IV DPR Papua Minta OPD Rumpun Infrastruktur Tingkatkan Kinerja

Bams

Statement Mengandung Rasis, Bupati Tony Tesar Harus Minta Maaf Kepada Masyarakat Pegunungan

Bams

DPR Papua Bakal Segera Bentuk Pansus Blok Wabu

Bams

Persoalan Menerima dan Menolak Otsus Jilid II, Ini Tanggapan Legislator Papua

Bams

Antusias Masyarakat Papua Ikut Vaksinasi Covid-19 Masih Tinggi

Bams