Pasific Pos.com
Kriminal

Usai Diamankan, Empat Oknum Mahasiwa Dipulangkan Polisi

Empat Oknum Mahasiwa makar
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas saat memberikan pemahaman kepada empat mahasiswa yang diminta keterangan.

JAYAPURA – Setelah menjalani proses pemeriksaan oleh Penyidik Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota, empat oknum mahasiswa yang diamanakan lantaran melakukan kegiatan aksi mimbar bebas dan pembentukan posko peduli 7 tapol korban rasisme Papua di lingkungan Kampus, akhirnya di pulangkan, Senin (15/6) malam.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas menerangkan keempat mahasiswa diamankan itu hanya untuk dimintai klarifikasi dan selanjunya di pulangkan dengan syarat.

“Kami amankan mereka berdasarkan hasil informasi pihak kampus sendiri, dikarenakan pihak kampus menilai aksi yang dilakukan cukup berdampak,” bebernya.

Kata Kapolresta, ke empat mahasiswa yang diamankan yakni Albert Yatipai Alias Berto Kudiay (24), Marhten Pakage (24) Semi Gobay Alias Marinus Boma (23) dan Yones Yalak Alias Simus Yalak (24).

“Selain mengamankan ke empat orang yang diduga sebagai penanggung jawab kegiatan untuk dimintai klarifikasi, kami juga menyita beberapa pamphlet yang bertulisakan rasis dan makar bahakn meminta untuk aparat kemanan di Tarik dari Papua, bahkan pos yang di dirikan sudah kami bongkar,” terang Kapolresta.

Kapolresta pun dengan tegas mengingatkan kepada seluruh mahasiwa yang ada di Jayapura Khususnya tidak melakukan aksi-aksi dinilai melanggar hukum, bahkan dirinya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan di lingkungan kampus, apalagi sudah ada ijin dari kampus itu sendiri.

“Semua kegiatan yang dianggap dan dinilai bertentangan kami akan tindak tanpa kecuali. Contohnya USTJ kami amankan empat orang tersebut didalam lingkungan kampus dan sebelum melkuakn hal itu kami sudah berkoordinasi dan menerima laporan. Oleh karena itu stop untuk melakukan aksi-aksi yang itu,” tegas Kapolresta.

Bahkan ia pun menambhakan keempat mahasiswa yang diamankan sampai dengan di pulangkan dalam kondisi sehat tanpa ada unsur-unsur kekerasan yang dilakukan.
“Untuk perlu di ketahui kami amankan dan pulang mereka dalam keadaan baik, jangan sampai ada isu berkembang kami lakukan hal tidak menyenangkan seperti yang beredar di dunia maya,” tegasya.

Artikel Terkait

Kapolresta : Setiap Warga Negara Punya Hak Sampaikan Pendapat, Tapi Ada Aturan

Ridwan

Dirikan Negara dalam Negara, 12 Orang Warga Diamankan

Ridwan

Legislator Papua Berharap Semua Pihak Bisa Menerima Hasil Putusan Terhadap 7 Terdakwa

Tiara

Pasca Putusan Sidang Tujuh Terdakwa Kerusuhan Papua, Kota Jayapura Aman

Ridwan

Prihatin Kondisi Papua, DPRP Berharap JPU Tidak Lakukan Banding

Tiara

Jelang Putusan Kasus Makar, Dandim Mimika Ingatkan Untuk Tidak Melakukan Aksi

Fani

Ini Klarifikasi Tiga Pimpinan DPR Papua Terkait Surat Yang Ditujukan ke Presiden

Tiara

Korban Kerusuhan Sampaikan Lima Pernyataan Sikap

Ridwan

Menyuarakan Keadilan Tidak Sama dengan Makar atau Kriminal

Fani