RPJMD Disahkan, Herlin Monim: Papua CERAH Jangan Hanya Sekedar Visi Diatas Kertas
Jayapura, – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua Tahun 2025–2029 menjadi Peraturan Daerah dalam rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang DPR Papua, Selasa, 31 Maret 2026, malam.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix Monim, SE, MM, menegaskan bahwa penetapan RPJMD tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilalui bersama antara DPR Papua, Pemerintah Provinsi Papua, serta Panitia Khusus (Pansus) yang bekerja secara maksimal dalam merumuskan kebijakan pembangunan lima tahunan itu.
“Ini adalah hari terakhir pembahasan dan hari ini Raperdasi tentang RPJMD Papua resmi ditetapkan menjadi peraturan melalui sidang paripurna. Penetapan ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota dewan, khususnya Pansus yang telah melakukan pendalaman dari rancangan awal hingga rancangan akhir RPJMD, kemudian dibahas bersama pemerintah daerah hingga akhirnya dapat disahkan,” kata Herlin Beatrix Monim, usai rapat paripurna ketika ditemui awak media di ruangan kerjanya, Selasa 31 Maret 2026, malam.
Namun, Politisi Partai NasDem DPR Papua itu mengingatkan bahwa, Papua CERAH jangan hanya sekedar menjadi visi di atas kertas, tetapi harus menjadi kerja nyata yang dibuktikan bersama.
Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyusunan dan pembahasan dokumen tersebut, termasuk OPD teknis dan berbagai pemangku kepentingan yang memberikan dukungan sehingga Raperdasi RPJMD dapat ditetapkan sesuai tahapan.
Herlin Monim menjelaskan bahwa RPJMD 2025–2029 memuat visi besar Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, yakni “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni,” atau dikenal sebagai Papua CERAH.
Menurutnya, visi tersebut bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata dan terukur selama lima tahun ke depan.
“Menterjemahkan visi CERAH berarti menghadirkan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, memperkuat kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata, serta menciptakan kehidupan sosial yang damai, inklusif, dan berkeadilan,” jelas Herlin Monim, sapaan akrabnya.
Hanya saja kata Herlin Monim, untuk mewujudkan visi tersebut dibutuhkan sinergi yang kuat antara seluruh perangkat daerah, DPR Papua, dan semua pihak yang berkepentingan dalam pelaksanaan pembangunan.
Menurut Herlin Monim, perencanaan yang baik, harus ditopang oleh pendanaan yang memadai agar program prioritas yang ditetapkan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Tidak mungkin kita membangun mimpi besar tanpa dukungan pendanaan yang cukup. Karena itu, RPJMD harus menjadi kompas agar setiap langkah pembangunan pemerintah tetap berada pada jalur yang terukur dan memiliki dampak nyata bagi rakyat,” tandasnya.
Lanjut dikatakan, setelah penetapan ini, pihak eksekutif akan melanjutkan tahapan evaluasi ke Kementerian Dalam Negeri.
Dirinya pun berharap seluruh proses dapat rampung sebelum batas waktu enam bulan masa pemerintahan sebagaimana ketentuan perundang-undangan.
Herlin Monim menekankan, ukuran keberhasilan RPJMD jangan hanya pada penetapan dokumen, tetapi pada sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, DPR Papua, dan masyarakat menjadi sangat penting dalam mengawal implementasinya.
“Kami menghimbau agar kerja-kerja pembangunan dilakukan secara konsisten dan kolaboratif dengan penuh integritas oleh setiap pelaksana teknis di lapangan. Momentum penetapan RPJMD ini menjadi langkah awal pembangunan lima tahun ke depan di bawah kepemimpinan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen,”ujarnya.
Dengan demikian, Herlin Monim mengajak seluruh masyarakat Papua untuk ikut mengawal pelaksanaan RPJMD agar setiap program yang telah disusun benar-benar membawa perubahan signifikan.
“Kami percaya bahwa dengan kerja keras dan sinergi semua pihak, Papua akan semakin maju, sejahtera, dan harmonis,” pungkasnya. (Tiara).
