Ririens Food Produksi 2.500 Toples Kue Kering Jelang Natal 2025

Jayapura – Menjelang perayaan Natal 2025, industri rumahan Ririens Food kembali meningkatkan produksi kue kering untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Pemilik Ririens Food, Rini Eko Setiani, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 700 paket hamper dan parsel yang berisi 18 item aneka kue kering dalam kemasan toples berbagai ukuran.

Untuk memenuhi permintaan, Ririens Food memproduksi 2.500 toples dari 15 jenis kue kering, yang tersedia dalam bentuk hamper, parsel, maupun penjualan satuan.

Harga kue kering satuan dibanderol mulai Rp55 ribu hingga Rp140 ribu, tergantung ukuran dan jenisnya. Sementara untuk paket, tersedia pilihan mulai dari paket ekonomis berisi dua toples hingga paket premium berisi enam toples.

“Untuk parsel, tersedia pilihan kue kering saja atau dikombinasikan dengan produk lain seperti perabotan makan,” ujar Rini, Kamis (11/12/2025).

Harga parsel tahun ini dipatok mulai Rp500 ribu hingga Rp2 juta, menyesuaikan permintaan konsumen. Meski harga bahan baku mengalami kenaikan, Rini memastikan tidak ada kenaikan harga jual dibanding tahun sebelumnya.

Rini menambahkan, hingga saat ini permintaan belum menunjukkan peningkatan signifikan. Namun, lonjakan biasanya terjadi pada sepekan menjelang Natal. Ia pun berharap penjualan tahun ini dapat melampaui capaian tahun lalu. Saat ini, pemesanan masih didominasi oleh pelanggan perorangan.

Konsumen dapat melakukan pemesanan melalui WhatsApp, maupun melalui media sosial Japamo by Ririens Food di Instagram, Facebook, dan TikTok melalui pesan langsung atau DM.

Dalam proses produksinya, Rini dibantu oleh 10 tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan paket hamper, parsel, maupun penjualan satuan. (Haikal)

Related posts

Terhenti di Delapan Besar Piala Asia U-17. Erick Thohir: Kita Persiapkan Lebih Matang untuk Piala Dunia

Bams

Dua Residivis Terlibat Penganiayaan Maut WNA PNG di Jayapura, Satu Serahkan Diri ke Polisi

Fani

Anton Raharusun : Kami Akan Laporkan Mantan Kajari Mimika

Fani

Sidang Ditunda, Penasehat Hukum Pertanyakan Kinerja Jaksa Penuntut Umum

Fani

500 Kampung di Papua Belum Bebas BAB Sembarangan

Bams

PLN Pastikan Data Pelanggan Aman dengan Sistem Terenkripsi

Fani

Leave a Comment