Reses di Kelurahan Awiyo, Politisi NasDem Serahkan Bantuan Bama dan Pembangunan Gereja

Jayapura,,- Anggota DPR Papua dari Fraksi NasDem, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM, kembali melaksanakan reses tahap I tahun 2026, di Kelurahan Awiyo, RT 04/RW 17, Distrik Abepura, Kota Jayapura – Papua.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, Jemaat Persiapan Bukit Sion Rayon VII Marthen Luther Kamkey, dan dihadiri oleh warga jemaat serta masyarakat, pada Rabu, 18 Maret 2026.

Dalam kegiatan resesnya di Gereja Kristen Injili (GKI) itu, Albert Merauje menyerahkan bantuan bahan bangunan berupa pasir, semen dan batu tela serta dana untuk membantu proses pembangunan rumah ibadah GKI di Tanah Papua.

Tak hanya itu, Wakil Ketua Fraksi DPR Papua itu juga memberikan bantuan beras kepada jemaat dan warga disekitar tempat itu.

Kepada pers, Alberth Merauje menjelaskan bahwa reses merupakan bagian penting dari tugasnya sebagai wakil rakyat untuk mendengar secara langsung kebutuhan dan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya (Dapil) I yang meliputi Muara Tami, Abepura, dan Heram.

“Kunjungan reses ini menjadi momen bagi saya untuk turun langsung melihat kondisi masyarakat, sekaligus mendengar apa yang menjadi kebutuhan utama mereka,” ujarnya.

Ia melihat pembangunan rumah ibadah GKI di Tanah Papua, Jemaat Persiapan Bukit Sion Rayon VII Marthen Luther Kamkey yang masih dalam proses dan tentunya masih membutuhkan dukungan material.

Apalagi tandas Alberth Merauje, rumah ibadah memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, sehingga perlu menjadi perhatian bersama.

“Tempat ibadah adalah pusat pembinaan iman. Karena itu, saya merasa terpanggil untuk membantu agar jemaat bisa beribadah dengan nyaman dan tenang,”ungkapnya.

Bahkan, ia dengan tegas menyatakan kesiapan untuk menambah bantuan, apabila masih terdapat kekurangan dalam proses pembangunan gereja tersebut.

Tidak hanya fokus pada kebutuhan rohani, Politisi Partai NasDem juga menaruh perhatian pada kebutuhan jasmani masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, ia turut membagikan sembako berupa beras kepada warga sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan sehari-hari.

“Selain kebutuhan rohani, kebutuhan jasmani juga penting. Kita harus hadir untuk memastikan masyarakat bisa hidup dengan layak,”tuturnya.

Dalam sesi dialog bersama warga setempat, berbagai aspirasi disampaikan secara terbuka. Salah satu yang paling menonjol adalah persoalan air bersih yang hingga kini masih menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat di wilayah Awiyo dan sekitarnya.

Menanggapi hal tersebut, Merauje menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan penyediaan air bersih sebagai prioritas utama,

“Saya sudah berkomitmen, selama saya menjadi anggota DPR Papua, kebutuhan air bersih harus bisa terlayani, khususnya di Kota Jayapura, termasuk di Awiyo dan Abe Gunung,” tegasnya.

Selain itu, warga juga menyampaikan keluhan terkait minimnya penerangan di lingkungan mereka, yang membuat aktivitas pada malam hari menjadi terbatas dan merasa kurang aman.

Menyikapi hal ini, Merauje berjanji juga akan berkoordinasi dengan mitra kerja terkait untuk menghadirkan solusi, salah satunya melalui pemasangan lampu tenaga surya (solar cell).

“Penerangan itu penting untuk keamanan dan kenyamanan warga. Ini akan kami dorong melalui mitra kerja yang ada. Pemasangan Lampu jalan akan berkoordinasi dengan Pemkot Jayapura sebagaimana salah satu Visi dan Misi Walikota Jayapura Kota Terang, Bersih dan Aman,”imbuhnya.

Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah kondisi mama-mama Papua yang berjualan di pasar. Banyak di antara mereka yang masih berjualan di tempat yang kurang layak, seperti area yang becek dan tidak higienis. Merauje menilai kondisi tersebut perlu segera dibenahi.

Ia menyampaikan bahwa sebagai anggota Komisi IV DPR Papua, dirinya akan mendorong program pembangunan pasar yang lebih representatif, khususnya bagi mama-mama Papua agar mereka dapat berjualan dengan nyaman dan sehat.

“Mama-mama Papua harus punya tempat jualan yang layak. Mereka datang dengan hasil kebun, maka mereka juga harus pulang dengan membawa hasil yang baik, bukan justru sakit karena kondisi tempat jualan yang tidak memadai,”kata Alberth.

Alberh Merauje, juga menekankan pentingnya pemanfaatan dana otonomi khusus (otsus) secara tepat sasaran, terutama untuk masyarakat di wilayah pinggiran Kota Jayapura.

“Dana otsus itu besar, dan harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama mama-mama Papua dan warga di wilayah pinggiran,”tekannya.

Pada kesempatan itu, politisi Partai NasDem juga mensosialisasikan program kartu asuransi “Jiwa Bahagia” yang bekerja sama dengan Asuransi Bumiputera.

Ia menjelaskan, bahwa program ini memberikan perlindungan asuransi jiwa bagi satu keluarga dengan premi terjangkau.

Adapun rincian paket asuransi tersebut, yakni:

Paket 1: Rp50.000 per tahun per kepala keluarga

Paket 2: Rp100.000 per tahun per kepala keluarga

Paket 3: Rp150.000 per tahun per kepala keluarga

Paket 4: Rp200.000 per tahun per kepala keluarga

Paket 5: Rp250.000 per tahun per kepala keluarga

Setiap paket memberikan manfaat perlindungan bagi satu keluarga (ayah, ibu, dan hingga tiga anak), dengan nilai santunan yang disesuaikan dengan paket yang dipilih. Program ini disambut antusias oleh masyarakat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan reses, dirinya juga menjalankan fungsi utama sebagai anggota legislatif, yakni pengawasan, penganggaran (budgeting), dan pembentukan regulasi.

Legislator Papua itu menjelaskan, bahwa sebelumnya dirinya turut terlibat dalam penyusunan regulasi terkait kebudayaan, serta mendorong pemberdayaan pengusaha lokal Papua agar mampu menjadi tuan di negeri sendiri.

“Orang asli Papua harus diberdayakan, termasuk para pengusaha lokal, agar mereka bisa berkembang dan berdaya saing,”tegas Alberth Merauje.

Sementara itu, Penatua Karel Yarangga yang mewakili Ketua Jemaat GKI Marthen Luther Abepura menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan serta bantuan yang diberikan oleh Alberth Merauje.

“Kami sangat bersyukur kepada Tuhan atas kunjungan reses ini. Bantuan bahan bangunan seperti semen, pasir, dan batu tela sangat membantu kami dalam proses pembangunan jemaat persiapan,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa bantuan sembako yang diberikan turut meringankan beban masyarakat di lingkungan jemaat. Selain itu, pihaknya mengapresiasi perhatian Merauje terhadap kebutuhan lain, seperti rencana pemberian asuransi Jiwa Bahagia bagi warga.

Hal senada disampaikan oleh perwakilan pemerintah Distrik Abepura Kelurahan Awiyo RT. 4/RW 17, Maklon Buay, yang mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami mewakili warga Kelurahan Awiyo mengucapkan terima kasih atas bantuan bahan bangunan dan kartu asuransi. Bantuan ini sangat membantu dan meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan reses tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Selain menjadi wadah untuk menyerap aspirasi, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.

Melalui reses ini, diharapkan berbagai kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, penerangan, serta peningkatan kesejahteraan ekonomi dapat segera terwujud, sehingga masyarakat dapat hidup dengan lebih layak, aman, dan sejahtera. (Tiara).

Related posts

Puluhan Bikers PCX Rayakan Kemerdekaan Indonesia Lewat Convoy Merdeka

Fani

Apresiasi PMI Jayapura Bagi Astra Motor Papua

Fani

Reses Perdana, Waket I DPRD Kota Jayapura Serap Aspirasi Warga Kampung Vietnam

Bams

JBR Beserta Keluarga Menyoblos di TPS 10 Kelurahan Asano Abepura

Bams

Pastikan Kesiapsiagaan Hari ke-13 Operasi Lilin Cartenz-2025, Polda Papua Gelar Apel Serah Terima

Bams

Langganan Banjir, Warga Jalan Delima Entrop Minta Pemkot Jayapura Segera Bangun Drainase

Bams

Leave a Comment