Ramadan Bawa Berkah bagi Ririens Food, Permintaan Parsel Meningkat
Jayapura – Ramadan selalu menghadirkan suasana berbeda bagi pelaku usaha kuliner di Kota Jayapura, Papua.
Aroma kue kering yang baru dipanggang mulai memenuhi dapur-dapur produksi, sementara pesanan parsel dan hamper Lebaran terus berdatangan.
Bagi Rini Eko Setiani, pemilik rumah industri Ririens Food, Ramadan tahun ini menjadi salah satu periode tersibuk. Sejak awal bulan puasa, pesanan parsel dan hamper terus mengalir dari berbagai kalangan.
“Sejak awal Ramadan sudah banyak pesanan masuk,” ujar Rini, Kamis, 5 Maret 2026.
Tahun ini Ririens Food menyiapkan sekitar 500 paket parsel dan hamper untuk memenuhi kebutuhan pelanggan menjelang Idul Fitri.
Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen di antaranya sudah terjual bahkan sebelum memasuki pertengahan Ramadan.
Pesanan datang dari berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan swasta hingga pelanggan perorangan.
Namun, menurut Rini, pemesan terbesar masih didominasi oleh kalangan perusahaan yang biasanya membagikan parsel Lebaran kepada relasi maupun karyawan.
“Yang paling banyak dari perusahaan swasta. Kalau perorangan masih minim,” jelasnya.
Berbeda dari parsel pada umumnya, Ririens Food menyediakan paket yang bisa disesuaikan dengan permintaan pelanggan.
Tahun ini, tren yang paling banyak diminati adalah parsel dengan konsep campuran antara kue kering dan set peralatan makan.
“Permintaan konsumen sekarang banyak yang memilih parsel mix antara kue kering dengan set makan,” katanya.
Harga parsel yang ditawarkan pun cukup beragam. Paket paling ekonomis dibanderol mulai Rp235 ribu, sementara paket premium dapat mencapai Rp2,5 juta, tergantung isi dan jenis produk yang dipilih.
Menariknya, tren permintaan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perubahan. Jika sebelumnya hamper dengan harga lebih murah lebih diminati, kini justru parsel dengan harga di atas Rp500 ribu yang paling banyak dipesan.
Meski permintaan meningkat, Rini tidak menaikkan jumlah produksi kue kering secara signifikan. Hal ini karena sebagian besar parsel yang dipesan merupakan kombinasi dengan set alat makan.
“Tahun ini kami menyiapkan sekitar 2.000 toples kue kering ukuran 300 sampai 750 gram,” ujarnya.
Harga kue kering dijual mulai Rp85 ribu hingga Rp165 ribu per toples dengan berbagai varian rasa. (Zulkifli)
