Polisi Sisir Titik Rawan Balap Liar, Arus Lalu Lintas Ramai Lancar
Jayapura – Untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota melaksanakan kegiatan pengamanan dan patroli antisipasi balap liar pada Jumat, 20 Februari 2026.
Kegiatan tersebut difokuskan pada sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi balap liar, yakni di kawasan pertigaan Ringroad, Jembatan Merah, Venue Dayung, Jembatan Kali Buaya.
Penempatan personel dilakukan secara strategis guna mencegah potensi gangguan kamtibmas serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polresta Jayapura Kota mengerahkan kekuatan personel yang terdiri dari Kanit Regident, Kanit Patwal, Kanit Kamsel, Kaurmintu, serta 23 personel lalu lintas.
Personel melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, patroli, serta pemantauan situasi di lokasi yang dinilai rawan terjadinya balap liar.
Kanit Regident Satlantas Polresta Jayapura Kota, AKP David Ohoimuar, menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini secara khusus dilaksanakan pada waktu-waktu rawan, salah satunya seusai pelaksanaan ibadah salat Subuh, yang kerap dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk melakukan balap liar.
“Pengamanan kami laksanakan sejak pagi hari, khususnya usai salat Subuh, karena berdasarkan pemantauan di lapangan, waktu tersebut sering dimanfaatkan untuk aksi balap liar. Kehadiran personel di titik-titik rawan bertujuan mencegah terjadinya pelanggaran serta menekan potensi kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di wilayah pengamanan terpantau ramai lancar, tanpa adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas yang berarti.
Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran personel kepolisian di lapangan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
AKP David juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya generasi muda, untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar karena selain melanggar hukum, perbuatan tersebut juga sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami akan terus meningkatkan kegiatan preventif dan preemtif melalui patroli rutin, pengamanan di titik-titik rawan, serta edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat,” pungkasnya.
