Pemda Mappi Sekolahkan Calon Guru, Billy Mambrasar Harap Jadi Program Berkelanjutan

MAPPI-Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mappi, Jumat (10/7) dimana

kunjungan tersebut berkaitan dengan kerja sama dirinya dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk menyelesaikan permasalahan kritikal di Provinsi Papua Selatan menyangkut ketersediaan guru. Oleh sebab itu salah satu upaya yang dilakukan adalah menyekolahkan calon-calon guru dari Kabupaten Mappi ke Jakarta dan setelah selesai akan kembali ke Mappi untuk mengajar.

Dalam hal ini ia diminta sebagai kolaborator, kontributor dan expert yang terlibat. Para calon guru akan dilatih sebelum bertolak ke Jakarta dan menjadi guru masa depan di Papua Selatan. ‘Mereka akan mengikuti pelatihan khusus agar benar-benar siap menjadi guru, bagaimana mempersiapkan bahan ajar, cara memahami psikologi anak dan beberapa hal penting lainnya, “ujar Billy kepada Pasific Pos di Cafe Trinity, Jumat (10/7).

Menurutnya, berbicara tentang Provinsi Papua Selatan khususnya terkait Indeks pembangunan manusia diakui Kabupaten Merauke sudah cukup baik. Namun perlu diketahui bahwa masyarakat asli Papua Selatan sebagian besar tidak tinggal di wilayah kota Merauke tetapi di kabupaten dan wilayah terluar. Indeks pembangunan manusianya, jika ditelaah juga masih sangat rendah.

Penyebabnya antara lain akses terhadap sekolah berkualitas dan kendala lainnya, sekolah tersedia tapi tidak ada guru. Jadi ketersediaan guru juga menjadi masalah. Oleh sebab itu solusi yang pihaknya dorong bersama UNJ adalah mempersiapkan guru-guru Papua Selatan khususnya di Kabupaten Mappi agar menjadi tenaga pendidik yang bisa mendidik generasi masa depan Papua Selatan.

Para calon guru selama mengikuti pendidikan di Jakarta mendapatkan beasiswa yang bersumber dari APBD Kabupaten Mappi. Billy menyampaikan terima kasih kepada Pemda Mappi dalam hal ini Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan atas langkah yang telah diambil demi memajukan pendidikan di daerah tersebut.

Pasalnya program yang diusung sangat bagus guna mempersiapkan SDM unggul di bidang pendidikan. Ia berharap, ketika calon guru kembali dari Jakarta maka dapat diperhatikan dan direkrut sehingga mendapatkan posisi untuk mengajar di sekolah-sekolah yang membutuhkan guru. “Harapan saya ini jadi program berkelanjutan sehingga ketersediaan guru bisa terjamin. Mappi menjadi salah satu kabupaten yang saya lihat sangat memperhatikan kondisi pendidikan masyarakatnya, ” jelas Billy.

Ia mengemukakan, calon guru yang akan disekolahkan tersebar dari tingkat SD, SMP dan SMA. Para penerima beasiswa harus dapat menjadi contoh teladan terlebih karena status sebagai guru yang melekat. Selain itu harus menaati aturan dan bersikap disiplin selama menjalani proses pendidikan, kembali mengabdi di Papua Selatan begitu selesai mengenyam pendidikan serta terus berkarya di sektor pendidikan demi Papua Selatan yang maju. (iis)

Related posts

Penumpang Kapal Kepergok Bawa Puluhan Satwa Dilindungi

Bams

Ketika Ade Lia Bersama Pia Ardhya Garini Berbagi Kasih, Bidik Panti Dan Ponpes

Bams

Bupati Bersama Danrem Dan Gubernur Tinjau Lokasi PSN, Pastikan Progress Berjalan Sesuai Rencana

Bams

Dekranasda Tolikara bagun harapan, angkat budaya dan buka jalan kesejahteraan perajin

Bams

Polisi Periksa Urine Pekerja Klub Malam, Ini Maksudnya

Bams

Pia Ardhya Garini Kedatangan Ketua TP PKK, Perkuat Silaturahmi Dan Kolaborasi

Bams

Leave a Comment