Pasific Pos.com
Info Papua

Panitia Sinode XVIII Topang Pembangunan Gereja di Pulau Nau

0302sas01
Penandatanganan berita acara serah terima uang pembangunan Gereja GKI Silo Pulau Nau, Jumat (23/4/21).

WAROPEN-Setelah bantuan diserahkan ke Gereja Bethania Waren, dan Gereja Diaspora SPV, Kembali Panitia Sidang Sinode XVIII Waropen memberikan bantuan ke Gereja Jemaat GKI Silo Pulau Nau, Jumat (23/4) kemarin.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Panitia Sidang Sinode ke XVIII Tahun 2022, Yermias Bisai, S.H yang juga selaku Bupati Waropen.

Bantuan diserahkan kepada pengurus Majelis Jemaat GKI Silo Pulau Nau Pdt Istin Lambe, S.Si, disaksikan oleh Ketua BP Klasis Waropen Pdt Sola Gracia Kurnia, S.Th dan juga Majelis dan jemaat yang ada di Pulau Nau, dan sejumlah panitia besar yang turut serta ke Pulau Nau.

Pdt Istin Lambe, S.Si mengatakan, satu-satunya gereja yang ada di Pulau Nau ini sudah dibangun selama 4 tahun, memiliki rangka baja, awalnya dibangun dengan swadaya masyarakat, dengan usaha dan upaya yang beragam.

Bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Waropen sendiri kata Pdt Istin Lambe sudah kali kedua ditambah bantuan terakhir tersebut. Total bantuan yang sudah diterima adalah senilai 1 miliar rupiah.

Dengan asumsi bantuan terkahir ini mampu mencukupi kekurangan jemaat dalam mempersiapkan gereja untuk event Sidang Sinode ke XVIII tahun 2022 mendatang.

Kata Pdt Istin, ada sekitar 38 tiang yang dibangun di gereja tersebut. Semangat dan gotong royong warga jemaat awalnya adalah dengan menjual beragam hasil laut dan hasil alam yang dikelola langsung oleh tiaptiap keluarga warga jemaat GKI Silo Pulau Nau.

Akhirnya lambat laun, pembangunan gereja yang dicanangkan itu sudah mulai Nampak dan menjadi satu-satunya ikon di Pulau setelah situs wisata Rohani Patung Kristus di Pulau tersebut.

Ketua Panitia Sidang Sinode ke XVIII Yermias Bisai bantuan ini mampu menjawab kebutuhan jemaat dari sisi pembangunan. Disisi lain Bupati sangat mengapresiasi usaha dari warga di Pulau Nau dengan memanfaatkan sumber-sumber daya alam yang sudah disediakan oleh Tuhan untuk dikelola dengan baik dan sebagai sumber penghasilan.

Dia pun meminta agar masyarakat di Pulau Nau bisa menjaga kelestarian alam agar sumber tersebut dapat terjaga dan terpelihara.

Selain pembangunan Gereja kata Yermias Bisai yang juga Bupati Waropen, di Pulau juga akan dibangun jalan lingkar pulau Nau.

Bupati meminta warga masyarakat mendukung penuh upaya dan rencana pembangunan di Pulau tersebut, demi mendorong terciptanya ikon wisata rohani sekaligus bentuk infrastruktur dasar bagi warga masyarakat dipulau ini.

“Saya berkomitmen sangat kuat untuk meninggalkan pembangunan yang berkesan bagi warga masyarakat di Pulau Nau. Mohon dukungan dan butuh sedikit pengorbanan dari warga masyarakat setempat,” harap Yermias Bisai.

Artikel Terkait

Layanan Vaksinasi di Aula Polres Waropen Ramai Didatangi Warga

Afrans

Fraksi – Fraksi DPRD Waropen Setujui Raperda APBD TA 2021

Afrans

APBD Terlambat, Ini Penyebabnya

Afrans

Pemberian Parcel Dan THR, Yusup: Bentuk Penghargaan Bagi Karyawan

Afrans

Gelar Acara Syukuran, Bupati Pertama Waropen Drs Ones J Ramandei Minta Bubarkan Tim Pemenangan

Afrans

Peletakan Tiga Batu Pembangunan Kantor Klasis GKI Waropen

Afrans

Alberthy Buiney Duduk di Kursi Panas Wakili Suara Masyarakat Nelayan

Afrans

Bupati Yermias Bisai Resmikan Puskesmas 2 Tingkat

Afrans

PAW, Dua Anggota DPRD Waropen Dilantik

Afrans