Lomba Gerak Jalan Indah Syar’i Sukses Digelar Wanita Islam Papua Selatan, Songsong Milad Ketiga

MERAUKE-Lomba Gerak Jalan Indah Syar’i dalam rangka milad ke-3 Wanita Islam Papua Selatan sukses digelar dipusatkan di halaman Masjid Raya Al Aqsha, Sabtu (26/9). Tidak hanya pelaksanaan lomba, hajatan organisasi tersebut juga memanjakan para peserta dengan berbagai hadiah door prize menarik.

 

Ketua Panitia Lomba Gerak Jalan Indah Syar’i, Tuti Handayani menyampaikan, lomba dilaksanakan sebagai wujud syukur atas usia ke-3 Wanita Islam di Papua Selatan. Selain itu, Wanita Islam ingin memeriahkan dunia olahraga di kancah Provinsi Papua Selatan dengan bersyar’i tanpa hambatan.

 

“Melalui Gerak Jalan Indah Syar’i kami ingin menunjukkan bahwa perempuan muslimah tetap bisa sehat, aktif dan berkontribusi dalam kegiatan olahraga dengan tetap menjaga adab, akhlak dan syariat Islam, ” terangnya.

 

Tuti menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat ukhuwah islamiyah, menjaga kesehatan jasmani dan rohani serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Lomba diikuti oleh 10 regu dari berbagai majelis taklim dan komunitas di Merauke.

 

Ketua Umum Pimpinan Wilayah Wanita Islam Provinsi Papua Selatan, Thien Daeng Palallo mengungkapkan, melalui gerak jalan indah syar’i Wanita Islam ingin menunjukkan bahwa perempuan muslimah bisa ikut melangkah indah memeriahkan olahraga di Papua Selatan dengan bersyar’i tanpa hambatan.

 

 

“Mimpi kami ke depan, insya allah kami akan mengadakan kegiatan serupa setiap tahunnya dan ini merupakan kegiatan tahun ke 2 .

Harapan kami, ke depan bisa diikuti oleh majelis taklim dari 4 kabupaten di Provinsi Papua Selatan agar manfaatnya semakin luas, ” tukas Thien..

 

 

Ia menjelaskan, Wanita Islam Papua Selatan adalah organisasi independen sehingga setiap kegiatan dijalankan dengan semangat pengabdian dan kemandirian. Dananyapun bersumber dari sedekah pengurus, penasehat dan anggota dibantu donatur simpatisan, tokoh agama serta masyarakat.

 

 

Soleman Jambormias selaku Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Otonomi Khusus Provinsi Papua Selatan saat membuka lomba menyampaikan apresiasi atas inisiatif Wanita Islam Papua Selatan melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dan melibatkan kaum perempuan di Merauke.

 

Ia berharap kegiatan positif seperti ini berkelanjutan hingga di waktu-waktu mendatang. Menurutnya, dengan rutinnya melaksanakan kegiatan positif akan mengubah paradigma orang untuk senantiasa berpikir yang baik. Soleman mengapresiasi gagasan Wanita Islam Papua Selatan yang dipimpin Thien Daeng Palallo, sosok yang menurutnya penuh semangat dan inovatif.

 

“Bayangkan saja, usia beliau sudah lanjut tapi punya semangat luar biasa. Punya inisiatif menggelar kegiatan positif seperti ini, semoga kader-kader selanjutnya dapat melanjutkan semangat beliau. Tentunya harus lebih kuat, lebih bagus dan lebih semangat lagi. Wanita Islam Papua Selatan merupakan wanita-wanita hebat, mampu menjalankan organisasi dengan baik, “tegas Soleman.

 

Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus Wanita Islam Papua Selatan karena telah mempersatukan Wanita Islam di wilayah selatan dalam sebuah kegiatan positif. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun Papua Selatan yang lebih baik ke depan.

 

Sementara itu Supadni selaku komandan regu Pengurus Cabang Wanita Islam Distrik Malind mengungkapkan rasa bahagia dan bangga karena bisa berpartisipasi mengikuti lomba untuk pertama kali pasca dilantik beberapa waktu lalu. Diakui bahwa persiapan yang dilakukan tidak terlalu lama termasuk waktu latihan yang hanya berjalan kurang dari 1 bulan.

 

“Setiap sore kita latihan dengan waktu hanya 2 jam namun tidak full setiap hari. Tempat latihan berganti-ganti, kadang di halaman balai kampung, di halaman sekolah dan halaman kantor distrik, ” ujar wanita yang juga menjabat Koordinator Pendidikan Wanita Islam Distrik Malind ini.

 

 

Sekedar diketahui, perjalanan Wanita Islam di Provinsi Papua Selatan dimulai dari sebuah amanah dan keikhlasan. Thien Daeng Palallo adalah seorang PNS dan pejabat di Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura. Di tengah tugas negara, beliau juga aktif sebagai Ketua Majelis Taklim An-Nur Perumnas 3 Waena, Sekretaris Pengajian PNS Al Hidayah pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Jayapura, pengurus Dharma Wanita Kabupaten Jayapura, serta Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi Wanita Islam Kabupaten Jayapura.

 

Setelah pensiun, datanglah amanah baru, Hj. Bauw Anting selaku Ketua Pimpinan Wilayah Wanita Islam Provinsi Papua, menugaskan beliau untuk memperkenalkan dan membentuk Wanita Islam di Kabupaten Merauke. “Susah untuk Wanita Islam masuk ke Merauke,” begitu kata beliau.

 

Namun dengan dukungan keluarga, khususnya putri pertama, Asruni Kartika Dian Mayestika yang berdomisili di Merauke, langkah perjuangan dimulai. Yang pertama adalah meminta restu para pemangku dengan

bersilaturahmi kepada tokoh agama, para ustad,

tokoh adat, Johanes Gluba Gebze dan pihak pemerintah, Apolo Safanpo saat itu Pj Gubernur Papua Selatan.

 

Jalan perjuangan tidak mudah. Sempat dituduh membawa aliran rasis, PKI dan fitnah lainnya. Sebagai pensiunan, dana juga terbatas. Namun dengan semangat, beliau *lmenjual kue dari pintu ke pintu sambil mengajukan proposal pertama anggota DPR RI Sulaeman L Hamzah dan Fauzun Nihayah yang sekarang menjadi wakil bupati Merauke.

 

Pihak pemerintah waktu itu Apolo Safanpo juga membantu biaya pelantikan. Setiap kue dan setiap proposal adalah bukti cinta kepada organisasi ini. Awalnya beliau hanya ingin menjadi pendiri karena beliau sadar bukan penduduk asli Merauke. Namun dalam rapat pemilihan secara zoom dari Jakarta di masa wabah Corona juga atas permintaan Ketua Umum Pimpinan Wilayah Wanita Islam Provinsi Papua maka ia mengemban amanah sebagai ketua umum.

 

Titik awal resmi dimulai pada 11 Mei 2023,

bertempat di aula Kantor Bupati Kabupaten Merauke, berkumpulah ibu-ibu hebat dan shalihah dalam rapat pertama penyusunan kepengurusan Wanita Islam Kabupaten Merauke.

 

Namun Allah SWT menentukan lain. Bertepatan dengan perubahan status dari Kabupaten menjadi Provinsi Papua Selatan, maka arahan berubah. Akhirnya dibentuk sebagai pengurus wilayah bukan pengurus daerah.

 

Dan 7 Oktober 2023 sejarah itu digenapkan.

Bertempat di aula RRI Merauke, pengurus Wilayah Wanita Islam Provinsi Papua Selatan Periode 2023 – 2028 resmi dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Wanita Islam, Marfuah Musthofa. Dari air mata, fitnah, kue, doa dan restu para tetua, lahirlah Wanita Islam Provinsi Papua Selatan.(iis)

 

 

–

Related posts

Sosok Letkol Johny Nofriady Di Mata Bupati Merauke Dan Gubernur Papua Selatan

Bams

Kontak Tembak Kembali Terjadi di Tolikara, Seorang Polisi Terluka

Fani

Bupati Lantik Dewas dan Direktur Perumda Jereukom, Tekankan Peningkatan Pelayanan

Bams

Terkait Sejumlah Statemen Kadistrik Sarmi, Jubir DJ : Posisi Bapak PNS Bukan Penyelenggara Pemilu

Bams

Kader Gerindra Ucapkan Selamat atas Kemenangan DJ sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Sarmi

Bams

Fauzun Nihayah Panggil Para Lurah, Bahas Dua Masalah Ini

Bams

Leave a Comment