Kota Jayapura Kembali Mengungguli Kabupaten Lainnya
Biak – Kota Jayapura kembali meraih Champion melalui tampil lomba Mazmur Remaja pada Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II tingkat Provinsi Papua.
Dengan nilai 82,47, perwakilan Kota Jayapura berhasil meraih Gold Champion, mengungguli lima peserta dari kabupaten lainnya.
Persaingan berlangsung ketat, dengan Kabupaten Jayapura menyusul di posisi Gold kedua dengan nilai 81,56. Serta kabupaten Keerom meraih Gold ketiga dengan nilai 80,15 melalui Mazmur Hari Raya Natal Fajar.
Pada kategori Silver, Kepulauan Yapen menempati posisi pertama dengan nilai 78,88, disusul Kabupaten Waropen dengan nilai 75,73 dan Kabupaten Biak Numfor dengan nilai 73,02.
Tiga dewan juri, Allesandro Andriano Egbertus Pinangkaan, Bayu Nerviadi, dan Alexander Lodeweyk Kolatlena, mengapresiasi penampilan para peserta. Namun, mereka mengingatkan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar kemampuan para pemazmur semakin matang.
Ketua dewan juri, Allesandro Andriano Egbertus Pinangkaan, menekankan latihan pernapasan, vokal, artikulasi, dan pemenggalan kalimat. Menurutnya, peserta perlu memahami teks Mazmur terlebih dahulu sebelum menyanyikannya agar pesan yang disampaikan terdengar jelas dan tepat.
Juri Alexander Lodeweyk Kolatlena menambahkan, penghayatan isi Mazmur harus tercermin melalui ekspresi yang sesuai. Sukacita, misalnya, perlu ditampilkan dengan ekspresi yang menggambarkan sukacita, sehingga pesan dapat diterima umat dengan baik.
Sementara itu, Bayu Nerviadi menyoroti pentingnya menjaga intonasi, pengaturan napas, dinamika suara, tempo, serta ketepatan nada dari awal hingga akhir lagu.
Ia mengingatkan bahwa pemazmur bukan sekadar tampil bernyanyi, melainkan menjadi penyampai pesan Tuhan kepada umat.
“Latihan, tetap latihan, dan terus latihan,” menjadi pesan penting bagi peserta dan para pelatih untuk meningkatkan kualitas penampilan.
