Kerugian Miliaran Rupiah, Polisi Olah TKP Kebakaran Karubaga

Tolikara – Tim Identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tolikara bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran hebat yang melanda Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap titik awal api serta mengetahui penyebab pasti insiden kebakaran yang menghanguskan sedikitnya 100 unit bangunan milik warga.

Pasca api berhasil dipadamkan, tim identifikasi langsung diterjunkan ke lokasi kebakaran pada Kamis, 29 Januari 2026.

Petugas melakukan penyisiran secara menyeluruh di kawasan padat penduduk yang terdampak kebakaran, dengan memeriksa puing-puing sisa kebakaran yang terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026.

Fokus utama penyelidikan saat ini adalah mengidentifikasi sumber awal percikan api. Dalam proses olah TKP tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyebab kebakaran untuk dilakukan uji forensik lebih lanjut.

Selain mengumpulkan bukti fisik, penyidik juga memintai keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi saat api pertama kali berkobar.

Kapolres Tolikara, Kompol Robert Hitipeuw, menegaskan bahwa garis polisi masih terpasang di area terdampak kebakaran demi menjaga keutuhan TKP dan kelancaran proses penyelidikan.

Dia mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami meminta warga untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian. Jangan terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya, Jumat, 30 Januari 2026.

Kebakaran yang terjadi pada Rabu tersebut tercatat sebagai salah satu insiden terbesar di Karubaga. Api dengan cepat melahap sekitar 100 unit bangunan yang terdiri dari kios sembako dan rumah tinggal warga.

Meski mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai miliaran rupiah, pihak kepolisian memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, situasi di lokasi kebakaran terpantau kondusif. Warga mulai membersihkan puing-puing bangunan di area yang tidak dipasangi garis polisi, sembari menunggu hasil resmi penyelidikan dari pihak kepolisian.

Related posts

PSU Papua Akan Digelar pada 9 Agustus 2025

Bams

Berawal Dari Obat Nyamuk Sebabkan Kebakaran Kios Kelontong 

Bams

MK Tolak Permohonan Benhur Tomi Mano-Constant Karma dalam PHPU Gubernur Papua

Fani

Seorang Perempuan Ditikam OTK di Yahukimo

Fani

10 Tahun Program JKN, Dirut BPJS Kesehatan Sebut Tantangan Pemerintahan Baru

Fani

Refleksi Akhir Tahun 2025, Kapolda Papua Paparkan Capaian Kinerja dan Komitmen Jaga Stabilitas Kamtibmas

Bams

Leave a Comment