Kejurda Atletik 2026 Sukses, Gubernur Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet

JAYAPURA,- Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Piala Gubernur Papua Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan ajang tersebut.

Gubernur mengatakan keberhasilan penyelenggaraan Kejurda Atletik merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi, kerja keras, dan komitmen bersama mampu menghadirkan sebuah ajang olahraga yang berkualitas dan membanggakan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pengurus Provinsi PASI Papua, panitia pelaksana, sponsor, pelatih, ofisial, juri, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kejuaraan ini dapat terselenggara dengan sukses,” ujar Fakhiri pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Piala Gubernur Papua Tahun 2026, Sabtu malam di Stadion Mandala Jayapura.

Menurutnya, selama pelaksanaan kejuaraan, para atlet dari berbagai kabupaten dan kota telah menunjukkan semangat juang, disiplin, kerja keras, dan sportivitas yang tinggi. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan medali dan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan, evaluasi, serta mempererat persaudaraan dan kebersamaan di kalangan generasi muda Papua.

Gubernur memberikan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi terbaik dan mengajak mereka menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

“Bagi atlet yang belum memperoleh hasil sesuai harapan, jangan berkecil hati. Setiap pengalaman bertanding merupakan proses pembelajaran yang sangat berharga dalam perjalanan menuju prestasi yang lebih besar,” katanya.

Fakhiri menegaskan bahwa atletik merupakan salah satu fondasi utama pembangunan prestasi olahraga. Dari cabang olahraga inilah lahir kecepatan, kekuatan, daya tahan, disiplin, dan mental juara yang menjadi modal penting bagi atlet dalam meraih keberhasilan pada berbagai ajang kompetisi.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Papua yang unggul dan berdaya saing. Komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju transformasi Papua Cerah.

“Melalui olahraga, kita tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda Papua yang sehat, disiplin, tangguh, berkarakter, dan mampu menjadi agen perubahan bagi kemajuan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan di Tanah Papua. Penghargaan khusus turut disampaikan kepada para pelatih dan pembina yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pengabdiannya dalam membina atlet-atlet muda Papua.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejurda Atletik Papua 2026, Natir Renyaan, mengatakan seluruh rangkaian pertandingan berjalan dengan baik dan lancar.

Menurut Natir, seluruh nomor yang dipertandingkan, mulai dari lari jarak pendek, jarak menengah, lari jarak jauh, nomor lompat dan lempar, telah selesai dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Kejurda dapat berlangsung dengan baik dan seluruh nomor pertandingan terlaksana dengan lancar. Ini menjadi modal penting bagi pembinaan atlet atletik Papua ke depan,” katanya.

Panitia juga telah menyiapkan piala, trofi penghargaan, piagam, serta uang pembinaan bagi para juara. Natir berpesan agar para atlet yang meraih prestasi tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.

Sedangkan bagi atlet yang belum berhasil meraih hasil maksimal, ia meminta agar menjadikan kejuaraan ini sebagai bahan evaluasi dan pengalaman berharga untuk berlatih lebih keras lagi. “Kekalahan hari ini adalah kemenangan yang tertunda,” ujarnya.

Natir menambahkan, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, pihaknya berencana menggelar lomba lari maraton yang akan melibatkan peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Papua.

Terkait atlet-atlet yang akan masuk dalam tim persiapan Pra PON, Natir mengaku pihaknya masih menunggu laporan dan rekomendasi resmi dari panitia serta tim teknis untuk menentukan atlet-atlet yang akan dipersiapkan menghadapi ajang nasional tersebut.

 

Related posts

Kelly Sroyer Termotivasi Cetak Gol Kontra Persik

Bams

Menjaga Tradisi Medali Emas Olimpiade

Bams

Softball Papua Gagal Pertahankan Emas

Bams

Astra Honda Optimis Melesat Kencang di ARRC Motegi 2026

Fani

Cabor Menembak dan Layar Tambah Perolehan Emas Papua di PON Aceh-Sumut

Bams

Wabup: Turnamen Olahraga Hidupkan Semangat Pemuda dan Jauhkan dari Pengaruh Negatif

Bams

Leave a Comment