Pasific Pos.com
Headline

Gubernur: Honorarium Sopir PON Masih Menunggu Dana APBN

Gubernur Papua Lukas Enembe didampingi Ketua Harian PB PON Yunus Wonda saat diwawancari di MSC Mimika, Senin (20/9)

Jayapura – Gubernur Lukas Enembe meminta maaf kepada segenap unsur yang terlibat dan membantu penyelenggaraan PON XX Papua 2021 yang belum mendapatkan honorarium sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Secara khusus permohonan maaf tersebut ditujukan kepada seluruh Supir pada alat transportasi lokal yang digunakan selama penyelenggaraan PON XX Papua 2021 berjalan,” kata Gubernur Pres Release Juru Bicara Muhammad Rifai Darus, S.H., M.H.

Gubernur Lukas Enembe meminta kepada para Supir transportasi PON XX untuk tidak melakukan kegiatan yang mengganggu kamtibmas. “Pemprov Papua telah mendengarkan dan menerima keluhan tersebut serta sudah mengupayakan untuk menyelesaikan persoalan itu,” jelasnya.

Menurut Rivai, dalam penyelenggaraan PON XX Papua 2021, sektor transportasi, khususnya mengenai honorarium Supir transportasi lokal merupakan bagian tanggung jawab Pemerintah Pusat terhadap penyediaan anggarannya.

Dimana, kita ketahui bersama bahwa Pemerintah Pusat telah sepakat untuk mengalokasikan anggaran senilai Rp 1,4 Triliun setelah sebelumnya PB PON XX Papua mengajukan angka tersebut untuk dialokasikan salah satunya terhadap sektor transportasi lokal yang didalamnya termasuk honorarium para Supir.

“Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe meminta kepada Pemerintah Pusat agar dapat menuntaskan soal penyediaan anggaran yang masih belum dicairkan. Sebab, anggaran tersebut sangat dibutuhkan saat ini untuk membayar honorarium para Supir transportasi lokal PON XX Papua 2021. Mereka telah membantu pelaksanaan PON dengan sangat baik, untuk itu kiranya kewajiban yang belum ditunaikan agar segera dapat direalisasikan,” kata Rivai

Lanjutnya, Gubernur juga berharap agar situasi kembali kondusif oleh karena masih berlangsungnya Peparnas XVI Papua 2021.

“Pemerintah Provinsi Papua akan selalu membuka pintu untuk mendengarkan dan menampung seluruh keluh dari para Supir Transportasi Lokal PON, untuk itu diharapkan kepada seluruh pihak agar koridor diskusi yang digunakan mengedepankan kondusivitas,” ucapnya.

Artikel Terkait

Lukas Enembe: Papua Harus Tujuh DOB

Bams

Buka Musorprov Koni, Gubernur Serahkan Bonus SEA Games Bagi Atlet Papua

Bams

RSP Uncen Mangkrak, Lukas Enembe: Pemerintah Siap Bantu

Bams

Uncen Usulkan Gelar Doktor Honoris Causa Untuk Lukas Enembe

Bams

Progres Pembangunan Kantor Gubernur Papua Sudah 45 Persen

Bams

Pemprov Papua Bangun ASN Profesional Menuju Birokrasi Kelas Dunia

Bams

Launching Papua Jadi Provinsi Olahraga

Bams

Kabar Gubernur Papua dideportasi oleh Singapura Hoax

Bams

Penyebaran Berita Hoax Catut Akun Kepala Biro Umum Papua

Bams