Pasific Pos.com
Kota Jayapura

Fit and Propertest di Partai Gerindra, Aloysius Giyai Prioritaskan Program Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Gratis

Bakal Calon Wali Kota Jayapura, Dr. drg. Aloysius Giyai, M. Kes foto bersama Ketua DPD Gerindra Papua Pegunungan, Natan Pahabol didampingi panelis dan jajaran fungsionaris DPD Gerindra Papua, usai ikuti fit and propertest Bakal Calon Wali Kota Jayapura di Sekretariat DPD Gerindra Papua. (Foto Tiara).

Jayapura – Bakal Calon Wali Kota Jayapura, Dr. drg. Aloysius Giyai, M.Kes bakal memprioritaskan program pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi seluruh masyarakat di Kota Jayapura.

Hal itu disampaikan Aloysius Giyai kepada sejumlah awak media, usai mengikuti fit and propertest bakal calon Wali Kota Jayapura di Sekretariat DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Jumat 31 Mei 2024, pagi.

Bahkan Aloysius Giyai yang juga sebagai Derektur RSUD Jayapura ini mengaku tak kesulitan dalam menjawab program prioritasnya, dikarenakan memiliki kemampuan mengelola dana Otonomi Khusus (Otsus).

“Jadi kalau partai dan rakyat memberikan kepercayaan kepada saya, ya program utama saya itu, pertama adalah menjamin dan pembebasan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura,” tandas Aloysius Giyai.

Kedua lanjutnya, menjamin pembiayaan pendidikan secara proporsional. Maksudnya proporsional itu kategori pertama yaitu asli Port Numbay, OAP dan masyarakat nusantara yang berkarya dan hidup mereka telah memberikan dampak positif hidup di Kota Jayapura. “Itu yang kita perhitungkan,” tekannya.

Program ketiga, ungkap Aloysius, bakal menggerakkan pelaku ekonomi kreatif, guna menghidupkan perputaran ekonomi.

“Ketiga program itu yang akan kita gerakkan untuk bagaimana dapat menciptakan inovasi ekonomi kreatif dan roda perputaran ekonomi inflasi Kota Jayapura, sehingga dapat menghidupkan roda perputaran transaksi jual beli yang lebihk baik lagi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Aloysius Giyai pun juga bakal menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif. “Bagaimana kita menciptakan stabilitas keamanan kenyamanan, saya kira itu bagi saya tidak terlalu sulit karena kapasitas kami yang miliki,” ucapnya.

Selain itu, Aloysius juga menyampaikan keberpihakan perlindungan pemberdayaan kepada masyarakat asli Prot Numbay. “Contohnya bagaimana tanah yang sisa itu kita selamatkan mereka dan bagaimana budaya leluhur yang sudah mau habis ini kita angkat,” tandas Aloysius.

Menurutnya, pemimpin tidak boleh diam karena seorang peminpim harus bergerak cepat dan mempunyai ide ide cemerlang untuk menjadikan Kota Jayapura ini menjadi kota barometer di Tanah Papua dengan jiwa nasionalisme yang sangat tinggi.

“Sebagai orang Papua, harus kita tanamkan itu dan menjadi percontohan dari kota Jayapura. Sehingga dapat meningkatkan kerja secara kemitraan dan kolaborasi sinergitas kepada semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Panelis DPD Partai Gerindra Provinsi Papua, Natan Pahabol akui, dalam pemaparan visi misi bakal Calon Wali Kota Jayapura, Dr. drg, Aloysius Giyai mempunyai konsep gagasan visi misi yang sangat luar biasa.

“Panelis melihat bahwa doktor Alosius Giyai ini mempunyai konsep gagasan visi misi ini luar biasa. Apalagi beliau ini juga adalah orang yang profesinya sebagai pegawai di pemerintahan yang sudah lama cukup lama. tapi juga sering juga di akademisi,” ujar Natan.

Dan yang paling menarik lagi ungkap Natan Pahabol, Aloysius Giyai ini juga memiliki konsep untuk menata Kota Jayapura yang lebih baik lagi. “Konsep membangun itu adalah merubah wajah Kota ini menjadi lebih baik dan indah. Setelah beliau mengikuti fit and propertest, cukup baik dan tidak meragukan lagi, karena selain bicara konsep tapi juga dia bicara angka dan data,” ungkapnya.

Hanya saja tandas Natan Pahabol, DPD hanya menggelar fit and proper test, selanjutnya DPP Gerindra yang bakal memberikan rekomendasi kepada bakal calon kepala daerah tersebut.

“DPD kan cuma menerima bakal calon yang datang untuk menyampaikan visi misi. Kami DPD punya tugas, di awal Juni, itu kami teruskan ke DPP dengan mekanisme dan sistem yang ada di DPP. Untuk itu, tambahnya, dengan hak prorogatif yang ada di DPP itu, maka mereka akan tindaklanjuti semua bakal calon yang daftar di DPP. “Pasti ada mekanisme, karena mereka juga melihat berbagai pertimbangan dan banyak hal dalam rapat lalu kemudian dapat menentukan serta memutuskan,” terangnya. (Tiara).