Bupati Yoseph Buka Rakerda II PKK Kabupaten Merauke
MERAUKE-Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah II PKK Kabupaten Merauke dan menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 di Halogen Hotel, Jumat (24/7) ditandai dengan penabuhan Tifa, penyematan tanda peserta dan pemotongan tumpeng sagu sep.
Adapun tema yang diusung yaitu “Keluarga berdaya, Merauke jaya: Sinergi gerakan PKK dalam pemberdayaan keluarga sebagai pondasi SDM unggul dan ekonomi mandiri menuju Merauke sejahtera dan Indonesia Emas 2045”.
Bupati dalam sambutannya menitipkan beberapa pesan penting agar mendapat perhatian bersama termasuk jajaran PKK. Salah satunya di sektor pendidikan dimana PKK dapat berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan organisasi wanita lainnya untuk ikut berperan memajukan pendidikan di daerah ini.
“Mari kita sama-sama melihat apa yang bisa kita lakukan khususnya bagi PKK Kabupaten Merauke. Pokja yang menangani pendidikan agar mengambil peran sehingga dapat diketahui solusi yang bisa dilakukan dalam mengatasi persoalan pendidikan. Dengan demikian program-program pemerintah dapat kita laksanakan secara bersama-sama, “terangnya.
Kehadiran pimpinan OPD dalam memenuhi undangan Ketua Tim Penggerak PKK diharapkan dapat menciptakan sinergitas yang baik dalam mendorong kemajuan Kabupaten Merauke. “Jika ada program yang bisa disinergikan, baik dari pusat sampai ke tingkat bawah, vertikal maupun secara horisontal di Kabupaten Merauke maka laksanakan dengan baik, ” ujar bupati.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Merauke berkomitmen untuk mendukung setiap organisasi yang ada termasuk PKK agar bisa bersinergi dalam membangun Merauke tercinta.
Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Merauke, Nova Gebze mengungkapkan, peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK bukan sekedar kegiatan seremonial tahunan. Peringatan ini merupakan momentum gerakan bersama seluruh jajaran Tim Penggerak PKK, dari pusat hingga desa dan kelurahan sampai Dasawisma, untuk semakin meneguhkan komitmen dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK serta mendukung kebijakan pembangunan Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
Adapun tema yang diangkat yaitu “”Kuatkan 10 Program Pokok PKK Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Makna dari tema ini sangat jelas dan tegas, bahwa Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai pondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Melalui penguatan tersebut, PKK hadir sebagai mitra strategis lemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan, menuju Indonesia Emas 2045.
Keluarga adalah unit terkecil masyarakat, tetapi memiliki peran terbesar dalam membentuk kualitas dan karakter suatu bangsa. Di dalam keluarga nilai-nilai Pancasila ditanamkan, pendidikan pertama diberikan, kesehatan dijaga, ketahanan pangan dibangun, serta karakter generasi masa depan dibentuk. Oleh karena itu, penguatan 10 Program Pokok PKK bukan sekadar rutinitas program dan kegiatan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
“Saya selaku Ketua Umum TP PKK pada peringatan kali ini mengingatkan kembali kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah agar mendukung kemajuan Gerakan PKK dan meningkatkan kapasitas kader PKK sebagai penggerak perubahan dalam mensukseskan pelaksanaan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, “terangnya.
Peringatan HKG Ke-54 ini menjadi sarana untuk mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara terpadu dan berkelanjutan bersama Pemerintah dan Pemerintah Daerah, sebagai kontribusi konkrit dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Terpadu memiliki arti bahwa setiap program kerja PKK tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dan menguatkan. Sementara itu, berkelanjutan berarti dilaksanakan secara konsisten, terencana dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup keluarga Indonesia.(iis)
