Amankan Pasokan Listrik Selama Idul Fitri, PLN Lebih Responsif

MERAUKE,- PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Merauke menggelar
Apel siaga dan gelar peralatan guna menjaga keandalan sistem kelistrikan, bertempat di halaman Masjid Nurul Huda Spadem, Kamis (12/3).

Apel tersebut terkait siaga pengamanan pasokan listrik pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah serta memastikan kesiapan personil dan peralatan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.

Heri Sutikno selaku Manajer UP3 Merauke menekankan kepada seluruh petugas agar lebih responsif dan bergerak cepat dalam menghadapi keluhan pelanggan khususnya ketika terjadi gangguan. Soal K3 juga menjadi penegasannya agar petugas dapat melaksanakan tugas di lapangan dengan aman dan selamat.

“Jadi hari ini agenda kita wake up call di mana petugas sudah mulai siaga dan bersiap-siap untuk Hari Raya Idul Fitri, mulai H -7 hingga H + 7. PLN menyiapkan sebanyak 249 personil yang tersebar di Kabupaten Merauke, Mappi dan Boven Digoel, ” terang Heri kepada wartawan.

Ia menjelaskan, cadangan daya yang dipersiapkan juga cukup memadai untuk melayani pelanggan. Selama masa siaga pihaknya memastikan tidak ada lagi pemadaman karena alasan pemeliharaan. Dalam hal ini pemeliharaan tidak lagi dilakukan dan jika terjadi pemadaman maka itu lebih disebabkan karena gangguan.

Tentunya gangguan tersebut di luar kendali PLN namun pihaknya telah berupaya untuk meminimalisirnya. Pada intinya, proses perbaikan harus disegerakan agar listrik cepat menyala. Untuk itu ia menghimbau seluruh petugas agar selalu siaga dan stand by setiap saat ketika dibutuhkan. “Personil yang dikerahkan bukan orang-orang biasa tetapi tenaga-tenaga profesional yang selalu siap siaga, stand by bahkan tidak mudik saat lebaran, ” tukasnya.

Terkait lokasi apel yang beralih di area masjid, memiliki maksud tersendiri. Pihaknya ingin menunjukkan secara langsung bahwa PLN tidak hanya fokus bekerja di lingkup PLN saja tetapi juga di area luar, di antaranya area masjid. Pihaknya ingin memastikan instalasi di setiap masjid dalam kondisi aman ketika masjid digunakan untuk beribadah.

“PLN sudah banyak melakukan pemeliharaan di jaringan milik PLN sendiri tapi bagaimana dengan instalasi milik pelanggan? Pasalnya, gangguan bisa saja terjadi pada instalasi pelanggan, misalnya masjid. Inilah yang harus kita pastikan agar jangan sampai padam. Kita juga harus memastikan pembatas daya di masjid cukup. Kalau tidak cukup kita dapat menyediakan layanan tambah daya sementara sehingga masjid terhindar dari beban berlebih dan jamaah dapat beribadah dengan nyaman tanpa ada pemadaman, “pungkasnya. (iis)

Related posts

Bertemu Tokoh Agama, Densus 88 Jalin Kerjasama

Bams

Serba Serbi Kunjungan Gibran Ke Papsel, Tunjukkan Kedekatan Dengan Masyarakat

Bams

GM PLN UIP MPA Tinjau Langsung Pembebanan GI Manokwari

Fani

Kolaborasi PLN UIP MPA dan Kejaksaan Tinggi Maluku

Fani

Lewat Khatmul Qur’an Diharapkan Bentuk Karakter Dan Mental Siswa

Bams

BPJS Kesehatan dan YCTP Perkuat Perlindungan Jaminan Kesehatan untuk 10.000 OAP di Mimika

Fani

Leave a Comment