Satu Lagi Inovasi Untung Sangadji, Mendesain Loreng Digital Indonesian Marine Dengan Berbagai Keunggulan

JAKARTA-Memiliki segudang talenta, publik tentu sudah banyak mendengar beragam karya dan inovasi yang telah dilakukan AKBP (Purn) Ir. Ahmad Untung Surianata, M.H ( Untung Sangadji).

Dari beberapa inovasinya, ada satu karya yang sangat keren dan menjadi bukti kebolehan seorang Untung Sangadji yang tidak hanya mengandalkan kecerdasan tetapi juga ketrampilan di bidang desain.

Publik tentu masih ingat bahwa Untung telah mendesain seragam Loreng Digital Indonesian Marine dengan memadukan unsur estetika, fungsi dan pemberdayaan masyarakat. Desainnya sangat detail, dari pemilihan warna hingga penggunaan bahan yang ramah lingkungan.

Menggunakan motif digital untuk menyamarkan pemakainya dan produksinya dengan memberdayakan masyarakat. Sudah menjadi kebiasaan Untung, selalu menyertakan masyarakat pada setiap program yang ia laksanakan. Kapolres Aceh Utara masa jabatan 2016-2018 dan Kapolres Merauke masa jabatan 2020-2022 ini memang dikenal sebagai figur yang memiliki segudang talenta dan kreativitas.

KEUNGGULAN LORENG DIGITAL DESAIN UNTUNG
Untung menjelaskan, loreng digital rancangannya saat dipakai pada jarak 200 hingga 300 meter maka terkesan tidak terlihat dari pandangan mata. Ketika orang berdiri dengan jarak tersebut di dekat pepohonan maka tidak nampak dengan pandangan mata biasa. Jadi akan tersamar dengan sangat bagus dan orang tidak akan mengira ada seseorang di sekitar pohon tersebut.

Banyak yang telah dihasilkan Untung dari kelihaian tangannya, tidak hanya melulu soal produk home industry tetapi juga merambah hingga dunia kuliner, teknologi hingga mendesain baju. Salah satu karyanya yang cukup populer adalah seragam Loreng Digital yang tidak saja keren dan menarik tetapi juga berkualitas.

Untung dan sejumlah rekannya sering memakai seragam tersebut di berbagai kesempatan. Menariknya, seragam rancangannya ini tidak berwarna hijau seperti pada umumnya namun berwarna coklat. Saat ditanya mengapa warna yang dipilih bukan berwarna hijau, Untung mengemukakan bahwa sudah banyak kesatuan yang menggunakan warna tersebut, oleh karena itu ia tidak lagi menggunakan.

“Selarik kemampuan kita adalah militan /militer ( trengginas ) tapi kita juga masyarakat ilmiah / kampus yang cendikia. Tinggal kita cari yang lebih simpati di masyarakat sebagai tambahan yang menarik tapi tetap tegas, “terangnya kepada Pasific Pos via telepon, Sabtu (20/6).

DESAIN TELAH MENGANTONGI HAKI
Seragam Loreng Pasir Digital Coklat Indonesian Marine Police (IMP) Untung Sangadji telah mendapat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Pemerintah Kementerian Hukum dan HAM RI di Jakarta pada 28 November 2013 silam.

Untung menegaskan bahwa masalah hak cipta sangat penting, oleh sebab itu dirinya sangat fokus dalam hal ini. Ketika loreng rancangannya ini sudah diperkuat dengan hak cipta maka tidak dapat diklaim pihak lain. Apalagi jika terjadi tindakan pemalsuan karena bakal terkena sanksi tegas dengan nominal yang cukup besar. Tidak tanggung-tanggung mencapai angka 450 juta hingga 2 milyar lebih.

MAKNA DI BALIK DESAIN
Dalam mendesain sesuatu, Untung selalu menyelipkan filosofi di dalamnya. Sama halnya ketika ia mendesain kemeja putih berlogo tengkorak yang juga laris di pasaran dan sarat dengan filosofi.

Khusus untuk Loreng Coklat, Untung juga mempunyai alasan khusus dan mempunyai makna yang mendalam. Menurutnya warna coklat melambangkan kesan canggih, mahal, moderen, hangat, nyaman dan aman. Coklat juga identik dengan unsur tanah dan bumi. Dalam psikologi warna ini melambangkan arti yang kuat, mampu diandalkan serta pondasi kekuatan hidup.

Makna spritual warna coklat melambangkan keutuhan, keandalan, keamanan, penyembuhan, landasan, stabilitas, kehangatan, kejujuran, rendah hati, tulus dan ikhlas. Orang yang suka dengan warna coklat cenderung mempunyai sikap ramah, supel, tidak merepotkan dan mudah didekati. Selain itu sangat mudah diandalkan sehingga tidak heran orang seperti ini sangat disukai oleh lingkungan sekitarnya.

Menurut Feng Shui warna coklat melambangkan keamanan (militer yang solid) dan stabilitas (tenang dan cendekia) agar lebih berkonsentrasi dalam suatu ruangan yang rileks. “Itulah sekilas makna dari seragam Loreng Coklat Digital yang saya desain. Bangga dan senang juga desain saya dipakai apalagi sudah resmi memiliki HAKI yang benar-benar saya urus dengan maksimal. Pokoknya keren sekali memakai loreng ini,” terang Untung.(iis)

Related posts

Aparat Gabungan Gagalkan Percobaan Pembakaran Ruang Kelas SMA Negeri 2 Dekai

Fani

Dosen Unmus Latih Masyarakat Lokal Kampung Buti Bikin Sabun Dan Handsanitizer Dari Mangrove

Bams

Fauzun Nihayah Kembali Ingatkan Petani Terkait Penggunaan Alsintan

Bams

Pemda Mimika Kirim Tim Ke L okasi Bencana Longsor di Tembagapura

Fani

Bupati Bersama Danrem Dan Gubernur Tinjau Lokasi PSN, Pastikan Progress Berjalan Sesuai Rencana

Bams

Pemkab Nabire Salurkan Batuan Pangan Tahap Pertama

Bams

Leave a Comment