Semangat Berkurban Jamaah LDII Papsel Terus Meningkat,  Ini Resepnya

MERAUKE,- Beberapa titik menjadi lokasi penyembelihan hewan kurban  yang dilakukan oleh keluarga besar DPW LDII Provinsi Papua Selatan tahun ini. Untuk Kota Merauke terpusat di  Masjid Baitul Makmur, Masjid Sulthon Aulia,  Masjid Raudhatul Jannah, Musholla Ardian Shafaa, Masjid Siti Julaikah dan Mushola Al Barokah.
Sedangkan untuk luar kota berada di Semangga 2,  Kumbe, Jagebob Kampung Angger Permegi, Alfasera 1, Alfasera 3, Muting 3, Muting 5 dan Wanam Distrik Ilwayab. Untuk Kabupaten Boven Digul ada di Asiki dan Tanah Merah masing-masing 1 titik. Di Kabupaten Asmat berada  di Atsi sebanyak 1 titik serta Kabupaten Mappi dipusatkan di Mushola Miftahul Jannah Kepi.
Ketua DPW LDII Provinsi Papua Selatan, H.Muh.Bahroni, S.Pd kepada wartawan di Masjid Sulthon Aulia, Rabu (27/5) mengemukakan bahwa pihaknya bertindak sebagai penanggung jawab untuk pemotongan di Masjid Sulthon Aulia dengan jumlah hewan kurban 7 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Proses pemotongan melibatkan jamaah dan masyarakat sekitar untuk selanjutnya dibagikan kepada yang berhak, baik kepada warga sekitar maupun di wilayah binaan.
Ia mengungkapkan, semangat berkurban warga LDII dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Oleh sebab itu jumlah hewan kurban juga ikut bertambah. Khusus tahun 2026 jumlah sapi mencapai 70 ekor dan kambing 40 ekor. Untuk menumbuhkan semangat berkurban dalam diri jamaah, pihaknya ternyata memiliki resep khusus.
Di antaranya dengan menggencarkan edukasi serta pemberian pemahaman akan pentingnya berkurban di Hari Raya Idul Adha. Perlahan namun pasti, kesadaran jamaah semakin tumbuh dan dengan keikhlasan hati akhirnya tergerak ikut berkurban. Sedangkan bagi jamaah yang tidak mampu solusinya bisa dengan cara patungan sebanyak 7 keluarga atau lebih.
“Bagi yang mampu kita arahkan untuk berkurban  1 ekor sapi sedangkan bagi yang tidak mampu bisa patungan 7 keluarga. Untuk yang patungan tidak harus sapi tapi bisa berupa kambing 1 ekor. Namun jika 7 keluarga masih belum terpenuhi maka bisa dilakukan dengan jumlah keluarga yang lebih banyak. Tidak apa-apa,  1 ekor kambing tetap kita syukuri, “jelasnya.
Ia menegaskan, semangat berjuang dan berbagi menjadi poin penting yang hendak ditonjolkan mengingat pahala kurban yang begitu luar biasa.   Oleh sebab itu untuk membantu jamaah yang ingin berkurban namun diperhadapkan dengan keterbatasan dana maka akan difasilitasi oleh LDII dengan tetap menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing jamaah.
“Momen Idul Adha juga menjadi momen berbagi sehingga semua akan kita kasih. Terutama untuk fakir miskin tanpa memandang agama yang dianut. Apapun agamanya tetap kita beri. Kami merangkul semua kalangan tanpa ada perbedaan agama, suku maupun kelompok, ” pungkasnya..(iis)

Related posts

Bupati Sarmi Ikuti Ibadah Perayan Natal di GKI Petra Betaf

Bams

PLN dan Kejati Malut Tinjau Proyek Strategis Nasional di Galela

Fani

Pemkab Mimika Gelar Malam Taa’ruf Sambut Peserta MTQ

Fani

Amankan Mudik Dan Lebaran, Kapolres Minta Personil Bertindak Humanis

Bams

Aktivis HMI : Kadepa Pejuang Keadilan Yang Menginspirasi Kaum Muda

Bams

Harapan Keluarga Menyertai Pencarian Epiton Tabo di Sungai Habiye

Fani

Leave a Comment