PDI Perjuangan Papua Tengah Pasang Target 15 Kursi di 2029

NABIRE – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Papua Tengah memasang target besar untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang. Partai berlambang banteng moncong putih tersebut membidik 15 kursi di tingkat provinsi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Tengah, Yuni Wonda, saat membuka acara Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nabire yang dipusatkan di Aula Maranatha, akhir pekan kemarin.

Dalam arahannya, Yuni meminta seluruh pengurus yang terpilih nantinya benar-benar bekerja secara aktif dan bertanggung jawab. “Jangan hanya ingin masuk kepengurusan, tetapi tidak bekerja. Kepercayaan partai harus dijawab dengan kerja nyata,” ungkapnya.

Yuni menegaskan, target 15 kursi tersebut bukan hal yang mustahil mengingat posisi politik PDI Perjuangan saat ini sangat strategis di Papua Tengah. Ia membeberkan bahwa posisi eksekutif dan legislatif di wilayah tersebut saat ini sudah didominasi oleh kader-kader terbaik dari PDI Perjuangan.

“Gubernur Papua Tengah saat ini dari PDIP, Ketua DPR PT dari PDIP. Selain itu, Bupati Nabire, Bupati Puncak Jaya, Bupati Paniai, Bupati Deiyai, Bupati Mimika dari PDIP dan Ketua DPRK Nabire juga dari PDIP,” ungkapnya merinci peta kekuatan partai saat ini.

Dengan modal politik yang kuat tersebut, Yuni optimistis jalan menuju kemenangan di tahun 2029 akan semakin terbuka lebar. Menurutnya, jika di masa lalu yang penuh keterbatasan saja partai bisa menang, maka pada Pemilu mendatang kemenangan menjadi sebuah kewajiban yang harus diraih.

“Tidak ada yang susah, sebelumnya saya susah-susah, tidak punya kewenangan di dalam lembaga, baik pemerintah, legislatif. Kita pasti menang kembali, karena kita sudah menjadi partai yang menang saat ini. Apalagi 2029, target wajib untuk partai ini menang. Tidak ada keraguan dalam partai ini, semua sudah membuktikan bahwa pemimpin yang ada sekarang merupakan kader-kader terbaik Papua Tengah,” tegas Yuni dengan penuh optimisme.

Guna mencapai target besar tersebut, Bupati Puncak Jaya ini menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dan kader untuk tidak berdiam diri di kantor, melainkan langsung turun menemui masyarakat di tingkat bawah untuk menyerap aspirasi dan membangun kepercayaan.

“Oleh karena itu, sekali lagi sebagai Ketua DPD PDIP Provinsi Papua Tengah, mengajak kita semua, mari kita punya kewajiban sekarang, harus turun ke lapangan, turun ke kampung. Bagaimana supaya kita menjaga kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Mengenai agenda konsolidasi partai, Yuni menjelaskan Musancab di Kabupaten Nabire ini merupakan wilayah kedua dari delapan kabupaten di Papua Tengah yang telah melaksanakan musyawarah. Ia memastikan bahwa proses administrasi kepengurusan tingkat distrik/kecamatan akan diselesaikan dalam waktu singkat.

Di akhir sambutannya, Yuni Wonda menyapa seluruh hadirin dan menyampaikan harapannya agar mesin partai di tingkat bawah dapat segera bergerak secara terstruktur, sehingga beban kerja politik menjelang tahun 2029 akan menjadi lebih ringan. (amd)

Related posts

DPW Partai Gema Bangsa Papua Gelar Rapat Konsolidasi

Bams

Serangan Air Keras Terhadap Andrie Yunus Picu Desakan Transparansi

Fani

Satgas Ops Damai Cartenz Dapat Apresiasi, Berhasil Ungkap Jaringan KKB

Fani

Begini Tanggapan Akademisi soal Sosok MDF

Fani

Generali Indonesia Peringati HUT ke-16, Gelar Donor Darah Serentak di 16 Titik di Indonesia

Fani

Hakim MK Menyoroti Absennya Kejaksaan dalam Rapat Pembahasan Kedua Bawaslu

Fani

Leave a Comment