Kapolres Jayapura Baru Siap Rangkul TNI dan Pemda Demi Kamtibmas Kondusif

Jayapura – Tongkat komando di lingkungan Polres Jayapura resmi berganti. AKBP Dionisius Helan kini dipercaya memimpin institusi kepolisian tersebut setelah pelaksanaan upacara tradisi serah terima jabatan dari AKBP Umar Nasatekay, Kamis, 19 Februari 2026, di Mapolres Jayapura.

Prosesi penyambutan Kapolres baru berlangsung khidmat dan penuh makna melalui tradisi pedang pora yang dipimpin langsung oleh pejabat lama bersama seluruh jajaran personel Polres Jayapura.

Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus awal perjalanan kepemimpinan baru dalam menjaga keamanan wilayah Kabupaten Jayapura.

Dalam sambutan perdananya, AKBP Dionisius Helan menegaskan langkah awal yang akan dilakukannya adalah memperkuat fondasi internal organisasi.

Dia menyadari, sebagai pejabat baru, proses konsolidasi menjadi kunci utama sebelum menjalankan berbagai program strategis ke depan.

“Sebagai orang baru dan Kapolres baru, tentu saya harus banyak berkoordinasi, baik secara internal maupun eksternal. Yang pertama saya lakukan adalah konsolidasi ke dalam, melihat kekuatan Polres Jayapura dan bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang humanis.

“Saya ingatkan anggota saya, bagaimana polisi hadir di Kabupaten Jayapura ini mampu merebut hati masyarakat. Sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, polisi adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sehingga pelayanan terbaik menjadi kewajiban,” tegasnya.

Selain pembenahan internal, Kapolres baru juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Ia menilai terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif tidak bisa dilakukan oleh kepolisian seorang diri.

“Kami membutuhkan dukungan dari TNI, Pemerintah Daerah, serta unsur Forkopimda lainnya. Polisi tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dan kerja sama menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan wilayah,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, AKBP Dionisius Helan berencana melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan berbagai unsur pimpinan daerah, mulai dari Bupati Jayapura, jajaran TNI, hingga para pejabat pemerintahan di Kabupaten Jayapura.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan antarinstansi, sekaligus menghadirkan pelayanan keamanan yang semakin profesional dan dekat dengan masyarakat.

Related posts

Ini Penyebab Kualitas Layanan Komunikasi di Asmat dan Mappi Menurun

Fani

Kelola Lahan Lanud Silas Papare, Kepoktan Suku Wala: Selain Meningkatkan Ekonomi, Kami juga Mampu Sekolahkan Anak

Jems

Arianto Kogoya Ingatkan Dampak Pemangkasan Anggaran terhadap Pendidikan dan Kesehatan di Papua Pegunungan

Jems

Forum Komunikasi Mubaligh-Imam dan Guru Ngaji Deklarasi Dukung JOEL

Fani

Tunjangan Profesi 120.067 Guru dan Pengawas PAI di Sekolah Cair Sebelum Lebaran

Fani

Selesaikan Penyidikan Kasus Curat Rp10 Juta, Polsek Muara Tami Limpahkan Tersangka SRMJ

Fani

Leave a Comment