Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilisasi Harga Pangan
MERAUKE-Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke, Martha Bayu Wijaya mengemukakan, gerakan pangan murah atau yang akrab disebut pasar murah sangat bermanfaat untuk menunjang stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Untuk kesekian kalinya kegiatan ini dilaksanakan termasuk pada peringatan hari jadi Kota Merauke ke-124.
Kegiatan ini juga didukung oleh Bank Indonesia Perwakilan Papua. Martha dan jajarannya mendukung penuh agenda kegiatan yang disusun oleh panitia hari jadi dengan melibatkan sejumlah pihak. Tidak hanya distributor tetapi juga para pedagang lokal, Kelompok Wanita Tani, kelompok tani, pelaku usaha ayam petelur dan lain sebagainya.
“Semoga dengan kegiatan ini dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Merauke dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan berlangsung selama dua hari yakni tanggal 11 dan 12 Februari. Masyarakat bisa datang sejak dibuka mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIT, ” jelas Martha kepada Pasific Pos di Kios Pangan, Rabu (11/2).
Martha menambahkan, subsidi juga diberikan kepada distributor sehingga produk yang dijual lebih murah. Dalam hal ini untuk untuk sayur mayur dimana pembelian minimal 50.000 mendapatkan bonus berupa cabe sebanyak 1/4 kg.
Selain itu subsidi juga berlaku untuk gula pasir dan minyak goreng Bimoli. Kedua komoditi ini dapat dibeli di stan Perum Bulog dengan harga lebih murah. Bimoli misalnya, dapat dibeli dengan harga 20.000 dari harga asli 22.500.00.(iis)
