UMKM Lokal Ikut Bazar Dan Pasar Malam, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
MERAUKE-Bazar dan pasar malam merupakan kegiatan yang rutin digelar pada peringatan hari jadi Kota Merauke setiap tahun. Termasuk pada peringatan hari jadi ke-124 tahun 2026 dimana bazar dan pasar malam kembali digelar dengan sangat meriah.
Lokasinya di depan kantor bupati dan Monumen Kapsul Waktu, berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 9 hingga 12 Februari 2026 bertepatan dengan puncak acara ulang tahun. Bazar dibuka sejak sore dan cukup menyita perhatian masyarakat yang hendak bersantai sambil cuci mata dengan membeli berbagai produk.
Baik produk kuliner maupun kerajinan tangan, semuanya dapat dibeli dengan harga terjangkau. Para pelaku UMKM turut dilibatkan guna memasarkan aneka produk unggulan masing-masing kepada masyarakat. Panitia hari jadi berupaya merangkul UMKM lokal pada momentum penting dan penuh suka cita ini agar produk lokal semakin dikenal.
Sekda Merauke Yeremias R Ndiken saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya bazar dan pasar malam yang juga menjadi cerminan dari kebersamaan di Kabupaten Merauke. Ia juga mengajak para tamu undangan untuk mengunjungi stan yang ada dan menyisihkan sedikit rezeki untuk berbelanja produk yang dijual.
“Hari ini kita semua bersuka cita atas kemurahan Tuhan. Terima kasih atas kegiatan yang sangat baik ini dan terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Mari berkunjung ke stan-stan jualan, kita meluangkan waktu untuk UMKM yang ada sehingga ada tambahan penghasilan bagi mereka untuk dibawa pulang, ” terang sekda.
Martha Bayu Wijaya selaku koordinator seksi bazar dan pasar malam mengemukakan, dengan diselenggarakannya bazar dan pasar malam dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan UMKM serta menumbuhkan jiwa kepedulian terhadap pertumbuhan ekonomi lokal sebagai wujud nyata bagi pelaku UMKM di Kabupaten Merauke.
Salah satu pelaku UMKM asli Papua, Albertina Melce mengemukakan bahwa dirinya sangat senang dapat mengambil bagian dan berharap produk yang dijual laris manis.
Wanita yang berjualan makanan khas Papua ini menyampaikan terima kasih kepada panitia hari jadi Kota Merauke yang telah menggandeng pelaku UMKM karena sangat bermanfaat dan menjadi ajang promosi produk lokal.
Ia berharap kegiatan bazar dapat sering dilakukan sehingga pelaku UMKM asli Papua mendapat tambahan penghasilan. Sementara itu Kabid UMKM Disperindagkop Kabupaten Merauke, Pompea Habsari kepada wartawan mengungkapkan, 20 pelaku UMKM asli Papua yang merupakan binaan Disperindagkop turut disertakan pada bazar dan pasar malam kali ini.
Adapun produk yang dijual terdiri dari produk kuliner dan aksesoris. “Setiap ada event mereka selalu kami libatkan. Kebetulan 20 pelaku usaha ini tergolong aktif sehingga rutin ikut. Stan khusus dipersiapkan untuk mereka berjualan bazar selama 4 hari hingga puncak HUT Kota Merauke tanggal 12 Februari nanti, ” jelasnya.(iis)
