Menkomdigi : Perlu Afirmasi Karya Jurnalistik Non AI

Banten – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai perlu disikapi secara bijak oleh ruang redaksi media massa.

Salah satunya dengan memberikan afirmasi terhadap karya jurnalistik yang dihasilkan oleh tangan manusia, bukan sepenuhnya bergantung pada mesin.

Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid dalam kegiatan Konvensi Nasional Media Massa dalam rangka Hari Pers Nasional, di Hotel Aston, Serang, Banten, Minggu, 8 Februari 2026.

Dia menyampaikan, penggunaan AI di ruang redaksi sebaiknya tidak diterapkan secara penuh. Menurutnya, perlu ada kesepakatan bersama di internal redaksi terkait sejauh mana AI boleh digunakan dalam proses produksi berita.

“Kalau kita 100 persen menggunakan AI, tentu rasa karya jurnalistiknya akan berbeda. Tulisan yang dibuat jurnalis dengan yang dihasilkan AI pasti tidak sama,” ujarnya.

Meutya menilai, karya jurnalistik bukan hanya soal menyusun kata dan data, tetapi juga menyangkut kepekaan, pengalaman lapangan, serta sudut pandang manusia yang dibentuk oleh proses sosial dan emosional.

Namun, dia juga tidak menutup mata terhadap perkembangan AI yang semakin canggih. Bahkan, ke depan AI dinilai berpotensi mampu membaca emosi manusia melalui algoritma dan menghasilkan tulisan yang tampak empatik.

“Bisa jadi suatu saat karya yang ditulis mesin terlihat lebih empati karena tidak dipengaruhi suasana hati, sementara manusia sangat dipengaruhi oleh mood,” ucapnya.

Dia mengakui bahwa kehadiran AI tidak bisa dihindari dan berpotensi mengambil alih berbagai tugas yang selama ini dikerjakan manusia.

“Namun, antisipasi sejak dini penting agar nilai, etika, dan karakter jurnalistik tetap terjaga di tengah kemajuan teknologi,” kata Meutya.

Related posts

Genap Berusia Tiga Tahun, Provinsi Papua Selatan Akhirnya Punya Kantor Gubernur  

Bams

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Hewan Ternak di Distrik Muara Tami

Fani

Elvis Tabuni-Naftali Akawal Ditetapkan KPU sebagai Pemenang Pilkada Kabupaten Puncak

Bams

13 Ribu Ton Beras Impor Vietnam Segera Tiba di Papua

Fani

Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal Meski WFH

Fani

Son Bahabol: Kami Berharap Janji Kementerian terkait Pembangunan 10.000 Unit Rumah Dapat Segera di Realisasikan

Jems

Leave a Comment