Polri Kedudukan di Bawah Presiden, Begini Respons Tokoh Muslim Papua

Jayapura – Tokoh Muslim Papua Ismail Asso menyatakan mendukung kedudukan institusi Polri berada langsung di bawah Presiden, bukan kementerian.

“Profesional polri harus di bawah presiden. Tentunya, akan ada kewenangan peran fungsi akan berkurang,” Ucap Ismail Asso melalui telpkn seluleenya, Selasa 27 Januari 2025

Dia mengatakan sejak polri berpisah dari ABRI tentunya memiliki fungsi dan tugas yang banyak. Sehingga polri dituntut untuk profesional.

“Terkait isu Reformasi polri. Tentu polri mendapat tekanan. Ke depan polri akan berjaya dengan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ucapnya.

Dengan penegakkan hukum yang jelas. Tentunya polri akan mendapat tempat di masyarakat.

Sebelumnya, diberitakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menolak tawaran itu terkait ide menempatkan Polri di bawah kementerian khusus.

”Dalam hal ini saya tegaskan di hadapan Bapak-Bapak Ibu-Ibu sekalian dan seluruh jajaran, bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian,” kata Jenderal Sigit dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

menempatkan Polri di bawah kementerian akan melemahkan insitusi yang dipimpinnya, negara maupun Presiden RI sendiri.

“Dan kalaupun saya yang menjadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” kata Kapolri.

Related posts

Lembaga Pendidikan dan Keagamaan di Papua Terima Dana Hibah Rp 5,75 Miliar

Bams

Tinjau Satuan dan Beri Perhatian Penuh Prajurit di Wanam, Pangdam XXIV/Mandala Trikora Dampingi Menhan RI

Fani

TNI Penuhi Kebutuhan Listrik Masyarakat Homeyo

Fani

Sinergi Bersama Cegah Kecurangan, BPJS Kesehatan Papua Tegakkan Integritas Program JKN

Fani

Resmi Menjabat Pj Bupati Jayapura, Samuel Siriwa: Waktu Saya Singkat, Butuh Dukungan Semua Pihak

Jems

Yan Wenda : Pemilu 2024 Berbeda Dengan Pemilu Sebelumnya

Bams

Leave a Comment