REI Papua Selatan Beberkan Kendala Bangun Rumah Subsidi

Merauke – Pasca pembentukan daerah otonomi baru (DOB) wilayah Papua menjadi empat provinsi, asosiasi pengembang Real Estate Indonesia (REI) meminta kuota rumah subsidi ditambah.

“Terutama di Merauke sebagai ibukota Papua Selatan, dimana REI sudah terbentuk di wilayah ini, sehingga kami harap ada penambahan kuota rumah subsidi. Kami juga minta provinsi lain tidak merebut kuota yang sudah ditentukan untuk Papua Selatan,” ucap Cliff Tan selaku Ketua DPD REI Papua Selatan, Rabu (29/1/2025).

Dia bilang, dengan adanya penambahan kuota, wilayah Papua Selatan maju dan berkembang sehingga bisa adil dan merata.

Cliff mengungkapkan, kuota nasional untuk tahun pertama sebanyak 220 ribu unit, namun jumlah tersebut tidak dibagi per provinsi, melainkan menggunakan sistem siapa cepat dia dapat.

“Memang dengan segala hambatan di Papua Selatan, pencapaian kita masih jauh dari provisi lain. Tahun kemarin data terakhir (Oktober 2024) REI Papua Selatan hanya dapat 74 unit, karena kuota sudah habis duluan,” ucapnya.

“Karena rumah tersedia, pembelinya sudah ada, tetapi jika kuota habis duluan, maka kita tidak bisa membangun,” ungkapnya.

Yang menjadi kendala REI Papua Selatan adalah biaya akad yang tinggi terutama Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan atau BPHTB hingga ke notaris kurang lebih 6,6 – Rp8 juta.

“Infrastruktur air bersih yang belum melayani ke semua wilayah, dan biaya investasi pemasangannya cukup tinggi, rata-rata untuk penyambungan dari pipa induk sampai ke lahan perumahan berkisar antara Rp1- 2 miliar, ini belum penyambungan ke masing-masing rumah,” jelasnya.

Hal lainnya Status BI checking konsumen yang biasanya “merah” karena punya data terikat Pinjol. Namun demikian, menurutnya, untuk perbankan sudah cukup baik, kendalanya komunikasi dengan pengguna di luar kota lantaran rata-rata konsumen pekerja tetap, sehingga tidak bisa mengurus dokumen berulang kali. (Zulkifli)

Related posts

PLN Sukses Hadirkan Listrik Berkualitas Selama PON XXI Aceh – Sumut

Fani

Desakan Kuat Keluarga Yemis Yohame dan Tokoh Daerah: Kasus Penembakan Harus Diusut Tuntas

Jems

Dalam Sehari Polisi Amankan Setengah Kilogram Ganja, Dua Terduga Pelaku Dibekuk

Fani

Realisasi PAD dari Pajak Kendaraan Bermotor di Papua Capai Rp 41,7 Miliar

Bams

Pertamina Perkuat Koordinasi Dengan Pemda Merauke, Jamin Ketersediaan LPG 

Bams

11 Warga Bangladesh dan India Diamankan Imigrasi Jayapura

Fani

Leave a Comment