Warga Temukan Jasad Bayi di Tempat Sampah Koya Koso

‎‎Jayapura – Jajaran Polresta Jayapura Kota bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan mayat seorang bayi berjenis kelamin laki-laki di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Koya Koso, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Jumat (28/11/2025). ‎

‎Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, Kompol I Gede Dewa Ditya mengatakan, penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh dua masyarakat yang biasa beraktivitas di seputaran tempat ditemukannya mayat tersebut sekitar pukul 07.40 WIT. ‎

‎”Dua saksi yang pertama kali menemukan, mereka melihat bungkusan kain yang di dalamnya terdapat sesosok bayi dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Temuan ini kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian,” ungkap Dewa. ‎

‎Kasat bilang, petugas telah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. Evakuasi ke rumah sakit dilakukan pukul 10.08 WIT. ‎

‎Kasat Reskrim mengatakan, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku yang diduga membuang bayi tersebut.‎

‎“Dari hasil pemeriksaan awal belum diketahui siapa yang membuang bayi ini. Kita telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, dan mengevakuasi jenazah untuk dilakukan autopsi,” ucapnya.

“Autopsi diperlukan untuk mengetahui penyebab kematian sekaligus mendapatkan petunjuk forensik, termasuk pengambilan sampel DNA,” jelas Kompol Dewa menambahkan.

‎Kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan.

Related posts

Kloter 26 Terakhir Tiba, Total 1047 Jemaah Haji Papua Sampai di Tanah Air

Fani

Bejat! Ayah Kandung Tega Perkosa Anak

Fani

Pj Gubernur Papua Hadiri Asia Pacific Leader Summit ke-9, Serukan Kolaborasi Tekan Malaria di Tanah Papua

Bams

PMI Bersama BPBD Tanam 300 Bibit Mangrove di Teluk Yotefa

Fani

Pria Tewas Dianiaya Pasangan Kumpul Kebo

Fani

Moeldoko Sebut PEVS 2024 Acara Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Fani

Leave a Comment