Pasific Pos.com
Headline

The Real Love Berbagi Kasih Bersama Anak Anak Panti Asuhan

Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan merayakan Pesta Natal bersama anak anak.

 

Jayapura, Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan merayakan Pesta Natal bersama anak anak.

Kali ini agak berbeda, sebab yang hadir adalah anak anak dari 5 Panti Asuhan yang ada di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Pesta Natal ini dilaksanakan di aula Tony Rompis, Makodam, Rabu (20/12/2023).

Wajah ceria anak anak, suara lantang saat menyanyikan lagu Selamat Hari Natal, menularkan rasa haru dan bahagia.
“Kegiatan ini sengaja kami buat untuk membagi kasih bersama anak anak. Pesta Natal ini sejujurnya adalah pesta bagi mereka. Inilah kasih yang sesungguhnya, ” Ujar Izak Pangemanan di sela sela Pesta Natal.

“Sebab Tuhan Yesus pun berkata, Biarlah Kanak Kanak Datang pada Ku. Inilah juga yang kami laksanakan saat ini, ” Ujarnya.
Kemeriahan pesta Natal ini bukan hanya oleh penampilan anak anak saat drama Natal dan Vocal Group saja, namun tambah meriah saat Pangdam beserta seluruh stafnya bernyanyi.

Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan merayakan Pesta Natal bersama anak anak.

“Lagu Natal di dusun kecil yang bapak bapak nyanyikan bertujuan agar anak anak harus berhasil meraih cita cita dan setelah sukses kembali ke dusun atau kampung untuk melakukan pembangunan, ” Ujar Pangdam usai bernyanyi.

Sementara itu Ny Juliet Pangemanan penggagas perayaan Pesta Natal ini mengatakan, bahwa sesungguhnya pesta Natal itu adalah berbagi kasih.

“Natal itu artinya kasih. Dan inilah the real love. Inilah kasih itu sesungguhnya. Bagaimana kita membagi cinta bersama anak anak yang memang sesungguhnya mereka butuhkan, ” Ujar Ny. Juliet Pangemanan yang juga sebagai ketua Persit Candra Kirana Kodam XVII/Cenderawasih.
Dikatakannya pula, kalo kita bisa berbagi kasih dan ada kesempatan mengapa tidak kita lakukan.

Pada akhir kegiatan tampak Pangdam beserta ibu membagikan bingkisan Natal kepada anak anak. Satu persatu anak anak disapa. “Kakak ibu, saya bangga dan senang sekali. Tadi ibu Panglima pegang Sa pu kepala, ” Ujar Albert sambil memainkan balon yang dibagi bagikan oleh Sinterklas.