Program SERUNAI BI Papua Catat Lonjakan Penukaran Uang hingga 369 Persen
Jayapura – Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (SERUNAI) 2025 di Papua telah melayani penukaran uang Rupiah kepada lebih dari 3.000 orang dengan total realisasi mencapai Rp34,5 miliar.
“Realisasi tersebut meningkat 369 persen dibandingkan tahun 2024, dengan pecahan di antaranya yang paling diminati, yaitu Rp5.000 dan Rp10.000,” kata Faturachman, selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Kamis, 22 Januari 2026.
SERUNAI 2025 merupakan inisiatif Bank Indonesia untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah, khususnya Uang Pecahan Kecil (UPK) di daerah yang mayoritas masyarakatnya merayakan Natal.
Kegiatan ini diawali dengan Kick-Off di Kantor Gubernur Papua pada 8 Desember 2025 dan diselenggarakan sampai dengan 23 Desember 2025.
Di Papua, SERUNAI 2025 dilaksanakan melalui sinergi dengan rumah ibadah (GKI Sion, GKI Pengharapan, Gereja Immanuel Hamadi, Gereja Gembala yang Baik, Gereja Pengharapan Sentani, dan Gereja Santo Petrus) dan instansi pemerintahan.
Selain itu, layanan penukaran juga dilakukan melalui 7 Kas Titipan yang tersebar di Biak, Serui, Sorong, Nabire, Timika, Wamena, dan Merauke.
Selain SERUNAI, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua juga telah melaksanakan layanan Kas Keliling di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) sepanjang tahun 2025 guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ini mencakup 24 titik pelaksanaan yang tersebar di wilayah Papua, yaitu :
1. Distrik Ilwayab, Merauke
2. Distrik Senggi, Keerom
3. Arso 2 Keerom
4. Tanah Merah, Boven Digoel
5. Kasonaweja, Mamberamo Raya
6. Keppi, Mappi
7. Sorendoeri, Supiori
8. Pasar Uri Waren, Waropen
9. Enarotali, Paniai
10. Distrik Madi, Paniai
11. BPD Papua Deiyai
12. Distrik Tigi, Deiyai
13. BPD Papua Dogiyai
14. Distrik Moanamani, Dogiyai
15. Elelim, Yalimo
16. Kobakma, Mamberamo Tengah
17. Agats, Asmat
18. Distrik Karubaga, Tolikara
19. Distrik Oksibil, Pegunungan Bintang
20. Mulia, Puncak Jaya
21. Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura
22. Demta, Kabupaten Jayapura
23. Depapre, Kabupaten Jayapura
24. Nimbokrang, Kabupaten Jayapura
Sebelumnya, Kepala Grup Departemen Pengelolaan Uang BI, Hari Widodo, menyampaikan bahwa BI menyiapkan Rp 283 miliar untuk kebutuhan penukaran uang nasional, dengan batas maksimal Rp 5 juta per orang.
“SERUNAI hadir untuk memastikan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat selama masa perayaan Natal dan Tahun Baru,” sebut Hari.
BI memastikan SERUNAI hadir untuk menjamin ketersediaan uang layak edar dan mendukung kebutuhan transaksi tunai masyarakat selama masa perayaan Natal dan Tahun Baru.
Dalam program SERUNAI, BI menargetkan melayani penukaran Uang Rupiah kurang lebih Rp27,6 miliar atau meningkat sebesar 113 persen dibanding realisasi penukaran pada Serunai di tahun 2024 yang sebesar Rp12,9 miliar.
