Polisi Tanam Jagung di Enam Wilayah Papua, Dorong Produksi Pangan dan Dukung Program Nasional

SENTANI – Kepolisian Daerah (Polda) Papua terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penanaman jagung serentak pada kuartal pertama tahun 2026.

Kegiatan ini dipusatkan di lahan pertanian Kampung Numpang Geser, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (7/3/2026).

Program penanaman jagung tersebut melibatkan enam kepolisian resor di wilayah hukum Polda Papua dengan total luas lahan yang ditanami mencapai sekitar 11,18 hektare pada tahap penanaman serentak.

Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R.Renwarin dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Kepala Polda Papua, Kombes Pol. Muhajir, menyampaikan bahwa penanaman jagung merupakan bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan produksi pangan di wilayah Papua.

Menurutnya, jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan, baik sebagai bahan konsumsi masyarakat maupun bahan baku pakan ternak.

“Provinsi Papua menjadi salah satu wilayah yang turut aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif, baik dengan pola monokultur maupun tumpang sari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari total 21 Polres dan Polresta di wilayah hukum Polda Papua, terdapat enam polres yang telah memenuhi syarat verifikasi untuk pembukaan lahan jagung dengan total luas sekitar 123 hektare.

Enam polres tersebut yakni Polresta Jayapura Kota dengan luas lahan sekitar 3,5 hektare, Polres Jayapura 23 hektare, Polres Merauke 27,5 hektare, Polres Keerom 60 hektare, Polres Jayawijaya 6,8 hektare, serta Polres Waropen sekitar 3,15 hektare.

Dari lahan yang telah disiapkan tersebut, hingga Maret 2026 tercatat sekitar 46,94 hektare telah ditanami dengan hasil panen jagung pada kuartal pertama mencapai 50,65 ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 45,94 ton telah terserap oleh Perum Bulog dengan kadar air 14 persen.

Pada kegiatan penanaman serentak Sabtu (7/3/2026), masing-masing polres melaksanakan penanaman di wilayahnya. Polres Merauke menanam di lahan seluas 1 hektare di Kampung Sidomulyo, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke.

Polres Jayapura menanam jagung di lahan seluas 4 hektare di Kampung Numpang Geser, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. Polres Waropen menanam di lahan seluas 1 hektare di Kampung Obutai, Distrik Masirei, Kabupaten Waropen.

Sementara itu, Polres Keerom menanam jagung di lahan seluas 3 hektare di Kampung Sanggaraya, Kabupaten Keerom. Polres Jayawijaya menanam di lahan seluas 2 hektare di kawasan Jalan Trans Wamena–Mulia, Kabupaten Jayawijaya, dan Polresta Jayapura Kota melakukan penanaman di lahan seluas 0,18 hektare di kawasan Koya Barat, Kota Jayapura.

Wakapolda Papua berharap kegiatan penanaman jagung serentak tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus mendorong semangat para petani dan pemangku kepentingan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Kabag Binopsnal Direktorat Samapta Polda Papua, AKBP Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., mengatakan program tersebut juga melibatkan sekitar 18 kelompok tani di berbagai wilayah Papua, termasuk empat kelompok tani di Kabupaten Jayapura.

Ia menambahkan, pada kuartal kedua tahun 2026 direncanakan akan dilaksanakan panen raya secara serentak sebagai kelanjutan dari program penanaman jagung tersebut.

“Harapannya hingga akhir tahun produksi jagung terus meningkat. Mudah-mudahan kondisi cuaca juga mendukung sehingga hasil panen bisa lebih optimal,” ujarnya.

Kegiatan penanaman jagung serentak itu turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah, pimpinan Bulog wilayah Papua, unsur TNI-Polri, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta kelompok tani setempat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related posts

Polisi Ungkap Peredaran Ganja dari PNG ke Jayapura

Fani

Salah Satu Anggota Dewan Pendukung Paslon Diduga Menyewa Kamar Hotel untuk Petugas Pelaksana Pemilu

Fani

Cegah Intoleransi, Kemenag dan BIN Tandatangani MOA

Fani

BPK Minta Pemprov Papua Tindaklanjuti Temuan LKPD

Bams

Menerima Perbaikan Administrasi Diluar Ketentuan, 5 Oknum Komisioner KPU Papua Terancam Pidana 8 Tahun Penjara

Jems

Sadis! Begini Aksi Keji Pelaku Begal Habisi Nyawa Driver Ojol di Sentani

Fani

Leave a Comment