Polisi Evakuasi Mortir Aktif yang Ditemukan di Permukiman Warga Jayapura

Jayapura – Respons cepat dilakukan aparat kepolisian setelah masyarakat melaporkan penemuan sebuah mortir aktif peninggalan Perang Dunia II di lokasi galian fondasi rumah di Jalan Santarosa, belakang Gudang Dolog, Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Kamis, 2 Juli 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polresta Jayapura Kota berkoordinasi dengan Tim Unit Jibom (Penjinak Bom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua yang dipimpin Wakasubden II Jibom Detasemen Gegana Brimob Polda Papua, Iptu Syahrul Mubarak, bersama 10 personel, untuk melakukan evakuasi terhadap benda berbahaya tersebut.

Mortir yang ditemukan memiliki panjang sekitar 23 sentimeter, berat kurang lebih 2 kilogram, dan berdasarkan hasil pemeriksaan merupakan mortir aktif peninggalan Perang Dunia II.

Proses evakuasi berlangsung dengan menerapkan prosedur keamanan secara ketat. Setelah berhasil diangkat dari lokasi penemuan, mortir kemudian diamankan dan dibawa ke Buper Waena, Distrik Heram, untuk selanjutnya dilakukan disposal (pemusnahan) oleh Tim Jibom.

Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Zakaruddin mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh ataupun memindahkan benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak atau peninggalan perang.

“Apabila masyarakat menemukan benda yang diduga merupakan amunisi, mortir, atau bahan peledak lainnya, jangan mencoba memegang ataupun memindahkannya. Segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki keahlian khusus, sehingga tidak membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dari Tim Jibom, tidak menutup kemungkinan masih terdapat benda-benda peninggalan Perang Dunia II maupun bahan peledak lainnya yang masih tertanam di kawasan tersebut.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan benda mencurigakan agar dapat ditindaklanjuti secara profesional demi mencegah terjadinya hal-hal yang membahayakan keselamatan jiwa tentunya.

Related posts

Lima Pimpinan BAZNAS Papua Ditetapkan

Fani

Reses Perdana, Waket I DPRD Kota Jayapura Serap Aspirasi Warga Kampung Vietnam

Bams

Pagi Ini Tim SAR Gabungan Menuju Lokasi Kecelakaan Helikopter

Fani

Ratusan Masyarakat Menyaksikan Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tahun 2024

Bams

Solidaritas Rakyat Kecam Diskriminasi Rasial Terhadap Finalis Miss Indonesia Merince Kogoya

Bams

Ditresnarkoba Polda Papua Siapkan Penertiban Jelang Natal dan Tahun Baru

Jems

Leave a Comment